GENMILENIAL.ID — Kabupaten Subang kembali menorehkan capaian membanggakan di sektor usaha dan kewirausahaan. Sebanyak 96 ton kopi asal Subang resmi diekspor ke Aljazair, menandai semakin kuatnya peran koperasi lokal dalam menembus pasar global.
Ekspor kopi tersebut dilepas langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM RI Ferry Juliantono, didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, di Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (GLB), Kecamatan Cisalak, Sabtu 17 Januari 2026.
Momentum ini menjadi bukti bahwa koperasi tidak hanya berperan sebagai wadah usaha kecil, tetapi telah berkembang menjadi entitas bisnis yang mampu bersaing di pasar internasional.
Baca Juga: Polres Subang wujudkan rumah layak huni untuk Ibu Armah lewat program Rutilahu
Koperasi lokal Subang makin percaya diri tembus ekspor
Ketua Koperasi GLB, Miftahudin Shaf, menyampaikan bahwa koperasi yang berdiri sejak 2016 tersebut telah memiliki izin ekspor sejak 2020 dan rutin mengirim produk ke berbagai negara.
“Pasar ekspor kami sudah menjangkau China, Amerika Serikat, Mesir, Taiwan, Vietnam, dan hari ini kembali mengirim ke Aljazair sebanyak 96 ton,” ujarnya.
Ia menyebut, sekitar 90 persen produksi koperasi ditujukan untuk pasar ekspor, sementara sisanya diserap pasar domestik.
Untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, koperasi juga menerapkan sistem pengelolaan lahan dua hektare per anggota.
Baca Juga: Viral pengeroyokan guru di SMK Jambi, berawal dari teguran hingga persoalan panggilan ‘Prince’
“Dengan skema ini, setiap anggota bisa mendapatkan penghasilan hingga Rp150 juta per tahun,” jelasnya.
Wakil Bupati: Koperasi jadi pilar ekonomi daerah
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menilai ekspor ini sebagai bukti nyata keberhasilan koperasi dalam menggerakkan ekonomi daerah.
“Ini menunjukkan bahwa koperasi bisa naik kelas dan menjadi kekuatan ekonomi yang berdaya saing global,” ujarnya.
Artikel Terkait
KADIN Subang ekspor perdana jahe ke Uni Emirat Arab, Pemda Subang siapkan 6000 hektar untuk komoditas lainya
Menanti respon cepat RI demi demand ekspor tak turun usai IHSG BEI pada Selasa, 8 April 2025 melemah 596,33 poin
Sebut ekspor kelapa tetap berjalan meski harga sedang mahal, Zulhas beri solusi untuk petani: Tanam yang banyak
Dirut PT Dahana dorong UMKM serba nanas Subang tembus pasar nasional hingga ekspor
Mentan Amran ajak petani muda bangkit, beber situasi ekspor-impor 5 sektor pertanian
Sawit dan karet RI bebas tarif impor AS, Airlangga: Peluang besar ekspor ke Negeri Paman Sam
Prabowo bahas devisa ekspor dan stimulus rakyat dalam rapat tertutup di Kertanegara