Cerita penyintas banjir bandang Aceh Tamiang: Dikira banjir biasa, kami tak punya persiapan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 13 Januari 2026 | 23:11 WIB
Cerita warga Aceh Tamiang saat banjir mulai masuk ke area pemukiman pada akhir November 2025 (Instagram/chefharipurwanto)
Cerita warga Aceh Tamiang saat banjir mulai masuk ke area pemukiman pada akhir November 2025 (Instagram/chefharipurwanto)

Saat air semakin tinggi, Ali dan keluarganya berusaha menyelamatkan diri dengan berpindah ke lokasi yang dianggap lebih aman.

“Kami mau pergi ke atas bukit. Tapi paginya air naik lagi sampai situ. Pindah lagi,” tuturnya.

Baca Juga: Rangka jembatan gantung jadi tumpuan anak-anak Aceh Tengah demi bisa sekolah

Di tengah situasi genting itu, Ali mengungkapkan peristiwa yang tak akan pernah ia lupakan. Salah satu anggota keluarganya harus melahirkan saat banjir masih mengancam.

“Malamnya ada orang mau melahirkan, adiknya ayah. Ada dokternya, langsung dilahirkan di situ. Jam 3 malam. Setelah itu kami pindah lagi,” ceritanya.

Berharap bantuan rumah dan air bersih

Kini, Ali dan warga lainnya berharap adanya bantuan nyata bagi para penyintas, terutama kebutuhan dasar.

“Mudah-mudahan ada bantuan rumah dan air bersih. Untuk warga-warga, itu saja sudah berterima kasih. Kondisinya sudah nggak layak,” ucapnya.

Baca Juga: Registrasi akun SNPMB 2026 resmi dibuka, ini jadwal dan syarat jalur prestasi SNBP

Ia juga menyampaikan kabar duka, bahwa orang tuanya baru saja meninggal dunia beberapa hari lalu.

“Empat hari lalu orang tua saya meninggal. Tapi mau bagaimana lagi, setiap yang bernyawa pasti mati,” ujarnya lirih.

Status tanggap darurat diperpanjang

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Aceh memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 22 Januari 2026 di sejumlah wilayah terdampak.

Selain Aceh Tamiang, kabupaten lain yang memperpanjang masa tanggap darurat adalah Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Pidie Jaya, mengingat kondisi lapangan masih membutuhkan penanganan intensif pascabanjir dan longsor.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X