GENMILENIAL.ID — Lebih dari sebulan pascabanjir bandang dan tanah longsor, tumpukan kayu masih menimbun Dusun Sijantung, Desa Pengidam, Kabupaten Aceh Tamiang.
Hingga pertengahan Januari 2026, wilayah tersebut belum sepenuhnya tersentuh pembersihan menyeluruh.
Aceh Tamiang menjadi salah satu daerah terdampak terparah banjir bandang akhir November 2025 lalu.
Curah hujan tinggi menyebabkan sungai meluap, disertai longsoran bukit yang membawa gelondongan kayu besar hingga menghantam permukiman warga.
Dusun Sijantung bahkan disebut warga sebagai 'desa yang hilang', lantaran hampir tidak ada lagi rumah yang tersisa akibat terjangan banjir bercampur kayu gelondongan.
Lapangan bola hingga makam tertutup kayu
Menjelang bulan Ramadan, kekhawatiran warga Desa Pengidam kian bertambah. Area pemakaman yang biasa digunakan untuk ziarah kini tertutup tumpukan kayu dan lumpur.
“Lebaran tahun ini nggak bisa ziarah, kuburannya pun tertutup sama kayu, gimana coba?” ujar influencer sekaligus relawan yang akrab disapa Bray, dikutip dari unggahan Instagram @si.braay, Minggu, 11 Januari 2026.
Dalam video tersebut, Bray memperlihatkan kondisi desa yang nyaris tak bisa dikenali.
Sejumlah fasilitas umum seperti lapangan bola hingga masjid dilaporkan ikut hilang tertimbun material banjir.
“Ini lapangan bola, gawangnya di kayu besar itu sampai batang sawit. Belakang lapangan bola, kuburan, masjid semua di sini,” ungkap seorang warga.
“Habis pada kena kayu semua,” lanjutnya.
Artikel Terkait
Demi tak terisolir, warga Aceh Tengah gotong royong pikul sling 125 meter sejauh 3 kilometer
Akses utama putus, lebih dari sebulan pascabanjir Desa Sikundo Aceh Barat masih terisolir
Warga percaya air sinkhole limapuluh Kota Sumbar bisa jadi obat, antre bawa botol dan plastik
Influencer Bobon Santoso ungkap kondisi pascabanjir Aceh Tamiang, temukan rumah warga dari sisa reruntuhan
Kagum ketegaran warga Aceh di tengah duka bencana, Salim A Fillah terharu disuguhkan durian
Influencer King Abdi ungkap kondisi Aceh belum pulih, soroti postingan bencana Sumatera mulai sepi
Viral dugaan pungli mobil relawan Aceh di Palembang, BPTD Sumsel ancam polisikan sopir dan penyebar video