Baca Juga: Beda dengan STY dan Kluivert, gaya kepelatihan John Herdman disebut mirip Pep Guardiola
Edukasi lewat dongeng dan bahasa anak
Dalam unggahan tersebut, Virdian juga membagikan cuplikan video saat dirinya memberikan edukasi kebencanaan kepada anak-anak Aceh dengan pendekatan sederhana dan ramah anak.
“Cerita tentang bencana ekologis ke siswa-siswi Aceh, pakai dongeng dan bahasa bayi,” tulisnya.
Terlihat seorang anak perempuan dengan lugas menjelaskan penyebab terjadinya bencana di hadapan teman-temannya.
“Karena semua bencana ini ulah manusia juga, manusia menebang pohon, jadi itulah yang akhirnya terjadi longsor,” ujar sang anak.
Baca Juga: Pandji Pragiwaksono dipolisikan, Abraham Samad soroti kejanggalan laporan show ‘Mens Rea’
Ia juga menjelaskan kaitan langsung antara kerusakan lingkungan dan dampaknya terhadap kehidupan warga.
“Kalau pohon ditebang, tidak ada yang menahan air. Longsor itu nantinya kena rumah, jadi harus bangun rumah lagi,” tambahnya.
Respons positif warganet
Hingga Senin, 12 Januari 2026 pukul 18.00 WIB, unggahan tersebut telah disukai lebih dari 2,3 ribu pengguna Instagram.
Kolom komentar pun dipenuhi dukungan dan apresiasi terhadap upaya edukasi yang dilakukan Virdian.
Baca Juga: Terungkap motif pembunuhan konsultan asal Klaten di Subang, pelaku sakit hati dan faktor ekonomi
“Semua perubahan berawal dari satu pemuda yang bertekad,” tulis akun @edss_.
Warganet lain menilai edukasi sejak dini menjadi kunci untuk mencegah bencana serupa di masa depan.
Artikel Terkait
Akses utama putus, lebih dari sebulan pascabanjir Desa Sikundo Aceh Barat masih terisolir
Influencer Bobon Santoso ungkap kondisi pascabanjir Aceh Tamiang, temukan rumah warga dari sisa reruntuhan
Kagum ketegaran warga Aceh di tengah duka bencana, Salim A Fillah terharu disuguhkan durian
Viral dugaan pungli mobil relawan Aceh di Palembang, BPTD Sumsel ancam polisikan sopir dan penyebar video
Sebulan pascabanjir, Takengon Aceh Tengah masih dipenuhi batu dan longsoran, relawan: Aceh belum pulih
Cerita bocah Aceh Tamiang saat banjir datang menerjang rumahnya: Ini kayak tsunami sungai
Lumpur pascabanjir masih jadi PR besar, Mendagri dorong tambahan 15 ribu personel TNI-Polri