Di tengah banjir Aceh Tamiang, kisah ayah selamatkan kucing peliharaan ini bikin haru warganet

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 25 Desember 2025 | 18:37 WIB
Kisah warga di Aceh Tamiang saat menyelamatkan kucing-kucing peliharaannya (Instagram/furkyrs)
Kisah warga di Aceh Tamiang saat menyelamatkan kucing-kucing peliharaannya (Instagram/furkyrs)

“Masih ada satu anak kucing lagi yang ditunggu kedatangannya karena belum kunjung datang ke rumah. Dulu sudah ditempatkan di tempat yang aman, tapi entah ke mana,” tulis keterangan lanjutan.

Saat ini, keluarga tersebut terpaksa tinggal di tenda pengungsian karena rumah mereka rusak parah akibat terjangan banjir bandang.

Baca Juga: Arus Natal meningkat tajam, volume kendaraan ke arah Cirebon di Tol Cipali naik 86 persen

Tuai pujian dan empati warganet

Video tersebut mendapat respons luar biasa dari warganet. Hingga kini, unggahan itu telah diputar lebih dari 950 ribu kali dan disukai lebih dari 109 ribu akun.

Banyak warganet mengaku terharu melihat ketulusan sang ayah yang tetap memikirkan nasib hewan peliharaannya di tengah kesulitan hidup.

“Muka bapaknya bahagia banget karena kucingnya bisa makan,” tulis akun @ayas*****.

“Yang sering terlupakan, bumi juga tempat di mana para hewan bernaung,” komentar akun @sec******.

“Sehat selalu pak, terima kasih sudah menjadi manusia baik untuk anak-anak bulu,” tulis akun @musl*********.

Baca Juga: Perayaan Natal berlangsung, Kang Rey imbau warga dan wisatawan jaga kondusivitas Subang

Update banjir dan longsor di Sumatera

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 22 Desember 2025, total korban jiwa akibat banjir dan longsor di Sumatera mencapai 1.090 orang, dengan 186 orang masih dinyatakan hilang dan sekitar 7.000 orang mengalami luka-luka.

Jumlah pengungsi di tiga provinsi terdampak—Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat—mencapai 499.900 jiwa.

Selain itu, tercatat sekitar 147 ribu rumah rusak serta ratusan fasilitas publik terdampak bencana.

Untuk wilayah Aceh Tamiang, yang menjadi salah satu daerah terdampak paling parah, tercatat 68 warga meninggal dunia dan 150.500 jiwa mengungsi akibat banjir bandang.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X