Bantuan mulai datang setelah tiga hari
Setelah sekitar tiga hari terisolir, warga menyebut bantuan perlahan mulai berdatangan. Bantuan tersebut datang dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar.
Baca Juga: Ferry Irwandi ungkap fakta lapangan pascabencana Sumatera, salurkan donasi Rp10 miliar untuk korban
“Alhamdulillah, 3 hari udah ada orang yang kirim-kirim (bantuan) kayak ibu ini, ada juga yang deket-deket sini. Ada Indomie, lumayan. Alhamdulillah,” ungkapnya.
Kedatangan bantuan tersebut setidaknya meringankan beban warga yang sebelumnya hanya mengandalkan persediaan seadanya untuk bertahan hidup.
Sawah terendam, padi tetap dimanfaatkan
Banjir juga berdampak pada sektor pertanian warga. Area persawahan yang hampir panen ikut terendam air. Meski demikian, sebagian hasil padi tetap dimanfaatkan untuk konsumsi.
“Padi tenggelam, hitam-hitam kami jemur, jadi beras hitam,” ujarnya.
Baca Juga: Festival Galuh Pakuan Cup IX tarik ribuan peserta, jadi magnet ekonomi budaya Subang
Upaya tersebut menjadi bagian dari cara warga menyesuaikan diri dengan kondisi darurat pascabanjir.
Data dampak banjir dan longsor Sumatera
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Jumat 19 Desember 2025 pukul 10.50 WIB, total korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di Sumatera mencapai 1.068 orang.
Sebanyak 190 orang masih dinyatakan hilang dan lebih dari 7.000 orang mengalami luka-luka.
Rinciannya, di Provinsi Aceh tercatat 456 korban meninggal dunia dan 31 orang hilang.
Baca Juga: Hari Bela Negara 2025, Polres Subang perkuat semangat nasionalisme personel
Artikel Terkait
10 Jam jalan kaki demi sembako, warga Bonan Dolok Tapteng bertaruh tenaga di tengah desa terisolasi
Pasangan di Aceh Tamiang tetap menikah di pengungsian, Arie Untung jadi saksi tak terduga di tengah sisa banjir
Akses jembatan terputus pascabanjir bandang, warga Bireuen bertaruh nyawa seberangi sungai pakai tali dan bambu
Sumbangkan bonus Rp1 miliar SEA Games 2025 untuk korban bencana Sumut, petenis Justin Barki: Ini mimpi saya
Harga cabe anjlok pascabencana, influencer Amien Ashal borong dagangan pedagang di Takengon dengan harga Medan
Ferry Irwandi ungkap fakta lapangan pascabencana Sumatera, salurkan donasi Rp10 miliar untuk korban
Ingin bakso dan rendang, curhatan dua bocah pengungsi Aceh Tamiang ini bikin warganet terharu