GENMILENIAL.ID — Petenis kebanggaan Indonesia, Justin Barki, menunjukkan sikap luar biasa usai mengukir prestasi di ajang SEA Games 2025 Thailand.
Atlet muda Tanah Air itu memutuskan menyumbangkan seluruh bonus yang ia terima dari medali emas SEA Games 2025 untuk membantu korban bencana banjir bandang di Sumatera Utara (Sumut).
Justin Barki sebelumnya sukses menjadi bagian penting tim tenis beregu putra Indonesia yang meraih medali emas bersama seniornya, Christopher Rungkat.
Atas capaian tersebut, Justin berhak menerima bonus sebesar Rp1 miliar dari pemerintah. Namun, alih-alih menikmati hasil jerih payahnya, Justin memilih menyalurkan seluruh bonus itu untuk membantu masyarakat Sumut yang terdampak bencana.
Keputusan mulia tersebut diungkap Justin dalam pernyataannya yang dikutip dari unggahan Instagram @warungjurnalis pada Kamis, 18 Desember 2025.
“Saya akan menyumbangkan semua hasil penghargaan uang saya ini kepada orang-orang Sumatera Utara,” ujar Justin.
Ia menyadari nilai bantuan tersebut mungkin tidak sebanding dengan besarnya kerugian akibat bencana, namun berharap dapat sedikit meringankan beban para korban.
“Walaupun mungkin jumlahnya tidak signifikan, tapi saya mengharapkan bisa membantu korban bencana di sana,” imbuhnya.
Emas SEA Games dan perjuangan di Thailand
SEA Games 2025 di Thailand menjadi momen penting dalam karier Justin Barki.
Medali emas beregu putra yang diraihnya menjadi bukti konsistensi dan kerja kerasnya bersama tim nasional tenis Indonesia.
Tak berhenti sampai di situ, Justin masih memiliki peluang menambah pundi-pundi prestasi untuk Merah Putih.
Artikel Terkait
Subang serius bangun bibit sepak bola: Kang Rey dorong pembinaan usia dini usai final Bupati Cup U-17
Dua atlet menembak asal Subang persembahkan medali perak untuk Indonesia di SEA Games Thailand 2025
Sabet perak SEA Games, atlet menembak asal Subang Prabu Rakyan mantap daftar Akpol jalur prestasi 2026
Bikin haru! Kepolosan bocah pengungsi Aceh Tamiang lompat kegirangan saat dapat bantuan baju baru
Terisolasi pascabencana, warga Sibolga tempuh 5 jam susuri gunung demi jemput bantuan logistik
Tak ada sinyal pascabencana, pria ini tempuh 66 kilometer jalan kaki dari Sibolga ke Tarutung demi kabarkan keluarga
Terisolir pascabanjir, warga Bonan Dolok Tapteng jalan kaki dan seberangi sungai demi jemput bantuan logistik