Hari Bela Negara 2025, Polres Subang perkuat semangat nasionalisme personel

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 19 Desember 2025 | 10:39 WIB
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono pimpin Upacara Peringatan ke-77 Hari Bela Negara Tahun 2025 di Lapangan Apel Polres Subang, Jumat 19 Desember 2025 (Dok. Istimewa)
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono pimpin Upacara Peringatan ke-77 Hari Bela Negara Tahun 2025 di Lapangan Apel Polres Subang, Jumat 19 Desember 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID Polres Subang menggelar Upacara Peringatan ke-77 Hari Bela Negara Tahun 2025 dengan khidmat di Lapangan Apel Polres Subang, Jumat 19 Desember 2025 pagi.

Upacara ini menjadi momen penguatan semangat nasionalisme sekaligus komitmen pengabdian seluruh personel kepolisian untuk menjaga keutuhan NKRI.

Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono memimpin upacara yang diikuti Wakapolres, Pejabat Utama, Kapolsek jajaran, perwira, seluruh personel, dan ASN Polres Subang.

“Hari Bela Negara bukan sekadar seremoni, tapi pengingat kita semua untuk selalu siap mengabdi demi bangsa dan negara,” ujar AKBP Donny.

Baca Juga: Tekan alih fungsi lahan, Bupati Subang ikut Rakor Percepatan Tata Ruang Jawa Barat di Gedung Sate

Makna historis Hari Bela Negara

Kapolres Subang membacakan amanat Presiden Republik Indonesia yang menekankan bahwa Hari Bela Negara, setiap 19 Desember, menjadi refleksi sejarah berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada 1948.

“Sejarah ini mengajarkan kita bahwa semangat bela negara adalah kunci menjaga eksistensi Indonesia, menghadapi agresi dan tekanan dari berbagai arah,” lanjutnya.

Nilai-nilai sejarah itu harus terus hidup dan relevan menghadapi tantangan zaman sekarang.

Bela negara hadapi tantangan global

Tema peringatan kali ini adalah 'Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju.' Kapolres Dony menjelaskan, tema itu menegaskan pentingnya kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan seluruh elemen bangsa.

Baca Juga: Harga cabe anjlok pascabencana, influencer Amien Ashal borong dagangan pedagang di Takengon dengan harga Medan

“Di tengah rivalitas geopolitik, disrupsi teknologi, ancaman siber, radikalisme, hingga bencana alam, kita harus hadir, sigap, dan peduli. Bela negara itu nyata dalam aksi, bukan sekadar kata-kata,” tegasnya.

Solidaritas nasional, khususnya bagi daerah terdampak bencana seperti Aceh, Sumut, dan Sumbar, juga menjadi bagian dari cinta tanah air yang nyata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X