Hujan masih terus turun, akademisi khawatir pemulihan pascabencana Sumatera akan berlangsung lama

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 16 Desember 2025 | 03:50 WIB
Akademisi Sulfikar Amir khawatir penanganan pascabencana banjir di Sumatera lama (Instagram/sumutnusantara)
Akademisi Sulfikar Amir khawatir penanganan pascabencana banjir di Sumatera lama (Instagram/sumutnusantara)

GENMILENIAL.ID — Upaya penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera hingga kini masih terus dilakukan.

Sejak bencana terjadi pada akhir November lalu, pemerintah bersama relawan dari berbagai elemen terus menyalurkan bantuan serta melakukan penanganan darurat bagi warga terdampak.

Sejumlah langkah awal pemulihan mulai dilakukan, seperti pengerukan endapan lumpur, pembersihan material banjir, hingga pemotongan kayu-kayu besar yang terbawa arus.

Namun, kondisi cuaca yang masih didominasi hujan membuat proses penanganan belum sepenuhnya bergeser ke fase pemulihan pascabencana.

Baca Juga: Banjir dan longsor Sumatera masuk ranah pidana, Satgas PKH petakan perusahaan terindikasi

Akademisi Sulfikar Amir menilai, pemulihan pascabencana banjir di Sumatera berpotensi memakan waktu panjang dan membutuhkan sumber daya yang sangat besar.

Pascabencana jadi penentu arah pemulihan

Sulfikar menjelaskan bahwa fase pascabencana merupakan tahap krusial dalam siklus kebencanaan, setelah fase pra-bencana dan fase dampak saat bencana berlangsung.

“Pascabencana itu menentukan dari dampak yang terjadi dan bagaimana kita meresponsnya ketika bencana itu terjadi,” ujar Sulfikar, dikutip dari podcast di kanal YouTube Forum Keadilan TV, Senin, 15 Desember 2025.

Baca Juga: Akademisi soroti pernyataan kontroversial Kepala BNPB soal banjir Sumatera: Masalahnya ada pada informasi lapangan

Ia menambahkan, lamanya fase pascabencana sangat bergantung pada jenis bencana yang terjadi.

“Ada peristiwa bencana yang masa pascanya bisa berlangsung lama sekali. Misalnya hujan relatif lebih lama dampaknya dibanding kebakaran,” katanya.

Menurut Sulfikar, kondisi yang terjadi di Sumatera saat ini mengindikasikan bahwa masa pascabencana akan berlangsung cukup panjang.

“Yang kita lihat di Sumatera ini, dalam kekhawatiran saya, akan memiliki pascabencana yang lama sekali. Apalagi hujan masih terus turun,” lanjutnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X