Banyak yang mengaku terharu sekaligus kagum dengan keteguhan anak-anak pengungsi yang tetap bersemangat menuntut ilmu di tengah keterbatasan.
“Udah kondisi begitu, masih buat sekolah sementara. Masya Allah,” tulis akun @andin*********.
“Sedih lihat mereka, di tengah bencana masih semangat untuk belajar. Kuat ya, Nak,” komentar akun @iswa*****.
“Bencana tak surutkan niat untuk belajar,” tulis akun @kboo*******.
Kisah anak-anak di Aceh Tengah ini menjadi pengingat bahwa semangat belajar tetap menyala, bahkan di tengah situasi paling sulit sekalipun.***
Artikel Terkait
Hujan masih terus turun, akademisi khawatir pemulihan pascabencana Sumatera akan berlangsung lama
Ferry Irwandi ungkap harapan baru warga Aceh Tengah, panen cabe bangkitkan ekonomi pascabencana
Meski tak lagi tangani Timnas, Shin Tae-yong diam-diam salurkan bantuan untuk korban bencana Sumatera
Bikin haru! Kepolosan bocah pengungsi Aceh Tamiang lompat kegirangan saat dapat bantuan baju baru
Terisolasi pascabencana, warga Sibolga tempuh 5 jam susuri gunung demi jemput bantuan logistik
Tak ada sinyal pascabencana, pria ini tempuh 66 kilometer jalan kaki dari Sibolga ke Tarutung demi kabarkan keluarga
Terisolir pascabanjir, warga Bonan Dolok Tapteng jalan kaki dan seberangi sungai demi jemput bantuan logistik