Terisolasi pascabencana, warga Sibolga tempuh 5 jam susuri gunung demi jemput bantuan logistik

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 17 Desember 2025 | 20:12 WIB
Tangkapan layar seorang wanita yang rela berjalan menyusuri hutan dan gunung selama lima jam demi menjemput bantuan logistik (TikTok/Apa Aja)
Tangkapan layar seorang wanita yang rela berjalan menyusuri hutan dan gunung selama lima jam demi menjemput bantuan logistik (TikTok/Apa Aja)

Selain medan berat, cuaca ekstrem turut memperparah kondisi di lapangan. Hujan deras yang mengguyur kawasan pegunungan membuat jalur semakin berbahaya dan licin.

Baca Juga: Bikin haru! Kepolosan bocah pengungsi Aceh Tamiang lompat kegirangan saat dapat bantuan baju baru

Meski demikian, warga tetap memaksakan diri berjalan cepat demi menghindari risiko longsor.

“Semalam kami hujan-hujanan. Pokoknya di jalan gunung itu kami lari-lari saja,” tuturnya mengenang momen mencekam selama perjalanan.

Rasa takut akan ancaman longsor dan bahaya alam lainnya membuat mereka harus bergerak cepat, meski kondisi fisik semakin terkuras.

Bagi warga, keselamatan tetap menjadi prioritas utama di tengah keterpaksaan.

Baca Juga: Ingin menginap di hotel di kawasan Canggu? Ini rekomendasi nyaman dan terjangkau

“Mau bagaimana lagi, nyawa lebih penting,” imbuhnya dengan nada pasrah namun tegar.

Luka tak terasa demi perut keluarga

Perjuangan itu bahkan membuat rasa sakit seolah tak lagi dirasakan.

Kaki yang tertusuk duri atau terluka akibat medan tajam dianggap sebagai risiko yang harus diterima demi membawa pulang bahan pangan untuk keluarga.

“Kadang kena duri kaki kami tidak terasa,” tutupnya.

Baca Juga: Meski tak lagi tangani Timnas, Shin Tae-yong diam-diam salurkan bantuan untuk korban bencana Sumatera

Kisah warga Sibolga ini menjadi potret nyata beratnya distribusi bantuan di wilayah terdampak bencana yang terisolasi secara geografis.

Perjuangan mereka sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik setiap bantuan yang tiba, ada taruhannya, tenaga, air mata, bahkan nyawa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X