Lawan keterisolasian, warga Beutong Ateuh nekat bangun jembatan kayu di tengah arus sungai deras

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Selasa, 16 Desember 2025 | 00:14 WIB
Momen bahagia warga Beutong Ateuh setelah berhasil membangun jembatan darurat (TikTok/TOKO DAMRY)
Momen bahagia warga Beutong Ateuh setelah berhasil membangun jembatan darurat (TikTok/TOKO DAMRY)

GENMILENIAL.ID — Semangat gotong royong warga Beutong Ateuh menjadi sorotan publik setelah mereka nekat membangun jembatan darurat dari kayu untuk menyeberangi sungai berarus deras.

Langkah ini diambil setelah hampir sepekan wilayah tersebut terisolasi akibat jembatan utama penghubung menuju Kabupaten Nagan Raya putus diterjang banjir.

Aksi penuh risiko tersebut terekam dalam sebuah video yang dibagikan akun TikTok @TOKO DAMRY pada Minggu, 14 Desember 2025, dan langsung menyita perhatian warganet.

Video itu memperlihatkan bagaimana warga berjuang membuka kembali akses keluar masuk kampung dengan peralatan seadanya.

Baca Juga: VinFast resmi beroperasi di Subang, Kang Rey pastikan serapan tenaga kerja lokal dan arah industri hijau

Jembatan putus, warga terisolasi berhari-hari

Putusnya jembatan utama membuat aktivitas warga Beutong Ateuh lumpuh. Akses menuju pusat layanan kesehatan, distribusi logistik, hingga mobilitas ekonomi warga terganggu total.

Dalam kondisi darurat tersebut, bantuan belum sepenuhnya menjangkau wilayah ini, sementara kebutuhan hidup terus berjalan.

Tak ingin terus terjebak dalam keterisolasian, warga akhirnya berinisiatif membangun jembatan sementara dari kayu yang tersedia di sekitar lokasi.

Meski sederhana dan minim pengamanan, jembatan itu menjadi satu-satunya harapan agar roda kehidupan kembali bergerak.

Baca Juga: Disorot lewat aduan publik, Kang Akur tegaskan ASN Subang wajib gerak cepat dan tuntas layani warga

Ngeri-ngeri sedap menyeberangi arus deras

Dalam video yang viral, tampak sejumlah warga dengan penuh kehati-hatian menyeberangi sungai melalui jembatan kayu tersebut.

Arus sungai terlihat masih sangat deras, sementara konstruksi jembatan tampak sempit dan rawan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X