Salah seorang warga yang merekam momen itu mengungkapkan rasa bangga sekaligus waswas.
“Ini jembatan Beutong Ateuh,” ucapnya dalam video.
Ia mengakui bahwa menyeberangi jembatan darurat tersebut sangat berisiko.
Baca Juga: Dua atlet menembak asal Subang persembahkan medali perak untuk Indonesia di SEA Games Thailand 2025
“Ngeri-ngeri sedap, para pejuang bagaimana pun caranya harus dilewati,” lanjutnya.
Meski demikian, rasa lega tak bisa disembunyikan ketika satu per satu warga dan kendaraan berhasil melintas.
“Alhamdulillah motor kita sudah lewat,” katanya penuh syukur.
Gotong royong jadi kekuatan utama
Aksi ini menjadi gambaran nyata bagaimana gotong royong dan solidaritas warga menjadi kekuatan utama dalam menghadapi bencana.
Tanpa menunggu bantuan datang, warga Beutong Ateuh memilih bergerak bersama demi memulihkan akses yang terputus.
Baca Juga: Banjir bandang kembali terjang Batu Busuk Padang, arus deras jebol tanggul dan seret warga
Di akhir video, semangat juang itu ditutup dengan seruan penyemangat.
“Semangat kawan-kawan!” ucap perekam video tersebut.
Jembatan kayu darurat ini bukan sekadar sarana penyeberangan, melainkan simbol ketangguhan warga desa dalam menghadapi situasi krisis.
Meski bersifat sementara, keberadaan jembatan tersebut sangat berarti bagi warga yang selama berhari-hari terisolasi akibat bencana banjir.
Artikel Terkait
Air mata relawan menetes, permintaan dua selimut bocah korban banjir Aceh: Satu untuk mamak
Lelah makan mi di pengungsian, sepiring nasi Padang jadi 'hari raya' bagi korban banjir Aceh Tamiang
Di balik senyumnya, bocah pengungsi Aceh hanya minta satu baju karena pakaiannya hanyut
Sinyal masih sulit, relawan bantu ibu di Aceh Tamiang video call anak yang kuliah di Yaman: Mamak di sini aman
Pengungsi Aceh jamui relawan dari dapur umum, kisah berbagi di tengah duka banjir bikin haru
Jembatan Bailey Teupin Mane mulai difungsikan, akses bantuan ke Bener Meriah kembali terbuka
Banjir bandang kembali terjang Batu Busuk Padang, arus deras jebol tanggul dan seret warga