GENMILENIAL.ID — Banjir bandang yang menerjang sejumlah wilayah Aceh pada akhir November 2025 masih menyisakan pilu mendalam bagi para korban.
Di antara mereka, seorang ibu di Muara Batu, Aceh Utara, harus menghadapi kenyataan pahit, kehilangan suami dan putra bungsunya yang tersapu derasnya arus air bah.
Ibu yang enggan disebutkan namanya itu menceritakan detik-detik mencekam yang mengubah hidupnya selamanya.
Baca Juga: Pemulihan air bersih di Cibago, Perumda TRS ganti 300 meter jaringan pipa yang rusak
Kepada influencer sekaligus jurnalis Najwa Shihab yang datang ke lokasi bencana, ia menuturkan kisah memilukan sambil memeluk erat selembar foto kecil almarhum putranya, Zaid Ali (9 tahun).
Foto itu ia simpan rapi dalam plastik dan diselipkan di dalam tas gendong, kini menjadi satu-satunya kenangan yang tersisa.
“Ini yang saya simpan. Ini tabungan saya di surga,” ucapnya lirih dalam video yang diunggah Najwa Shihab, Selasa 9 Desember 2025.
Suara terakhir sang anak sebelum terbawa arus
Sang ibu mengisahkan bagaimana banjir bandang datang secepat kilat, tanpa memberi kesempatan warga untuk menyelamatkan diri.
Baca Juga: Timnas U-22 Indonesia kalah dari Filipina, Indra Sjafri akui strategi tak berjalan maksimal
Dalam hitungan detik, arus deras memisahkan ia dari suami dan putra bungsunya.
“Depan mata saya anak saya hanyut,” katanya.
Ia masih mengingat jelas suara terakhir Zaid sebelum terbawa arus.
“Dia bilang, ‘Umi tolong ambil tangan saya’. Itu suara terakhirnya," ucapnya.
Artikel Terkait
Cerita pilu Ferry Irwandi tembus daerah terisolir untuk salurkan bantuan bencana Sumatera
Menteri LH Hanif Faisol tindak tegas dugaan kayu gelondongan perparah banjir Sumatera
Menhan Sjafrie siapkan helikopter khusus untuk antisipasi penyakit pascabanjir di Sumatera
Harga kebutuhan pokok melonjak saat banjir, Mualem minta Mendagri tindak pedagang nakal
Operasional RS belum optimal, Menkes minta Prabowo prioritaskan dapur umum untuk tenaga kesehatan
Gubernur Aceh buka pintu bantuan internasional, soroti Tim China hingga imbau warga tak ambil kesempatan
Bibit Siklon Tropis 93W dan 91S muncul bersamaan, BMKG peringatkan potensi hujan lebat dan gelombang tinggi