Operasional RS belum optimal, Menkes minta Prabowo prioritaskan dapur umum untuk tenaga kesehatan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 8 Desember 2025 | 16:52 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap beberapa usulan saat rapat bersama Presiden Prabowo di Aceh (YouTube/Sekretariat Presiden)
Menkes Budi Gunadi Sadikin ungkap beberapa usulan saat rapat bersama Presiden Prabowo di Aceh (YouTube/Sekretariat Presiden)

GENMILENIAL.ID — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti sejumlah persoalan krusial dalam penanganan bencana di Aceh saat menghadiri rapat bersama Presiden Prabowo Subianto pada Minggu malam, 7 Desember 2025.

Dalam rapat itu, Budi menegaskan bahwa ancaman terbesar bagi pengungsi bukan hanya banjir dan longsor, tetapi juga meningkatnya risiko kematian akibat penyakit yang membutuhkan penanganan medis segera.

Ancaman kesehatan serius pascabencana

Dalam pemaparannya, Budi menyebut bahwa kasus kesehatan yang muncul di lapangan kini telah memakan korban.

Baca Juga: Wabup Subang ingatkan 'zona merah' korupsi di Pemda, minta semua SKPD selesaikan kewajiban dan perkuat integritas

“Penyakit yang kita sudah ketemu sekarang, di atas 10 karena ibu hamil, kelahirannya terlambat,” ujarnya.

Ia juga menyinggung masalah layanan cuci darah bagi pasien ginjal.

“Kemudian cuci darah, karena banyak sekali cuci darah ini, bisa seminggu tiga kali dan kalau berhenti, dia wafat,” tambahnya.

Menurutnya, kondisi ini menuntut percepatan pemulihan layanan rumah sakit agar pasien dapat tertangani tepat waktu.

Baca Juga: Harga kebutuhan pokok melonjak saat banjir, Mualem minta Mendagri tindak pedagang nakal

6 Rumah sakit belum beroperasi optimal

Budi menjelaskan bahwa dari 18 kabupaten/kota terdampak, masih ada 6 rumah sakit yang belum bisa beroperasi penuh.

“Sehingga ruang operasinya, ruang cuci darahnya itu belum optimal,” tuturnya.

Keenam RS tersebut berada di:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X