GENMILENIAL.ID - Perumda Tirta Rangga Subang (TRS) bergerak cepat melakukan pemulihan layanan air bersih pascalongsor yang melanda Kampung Cibago, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang.
Kerusakan jaringan pipa sepanjang 300 meter membuat 160 kepala keluarga (KK) terhenti pasokan air bersihnya sejak Senin malam.
Upaya perbaikan kini dikebut agar distribusi bisa kembali normal secepat mungkin.
Baca Juga: Timnas U-22 Indonesia kalah dari Filipina, Indra Sjafri akui strategi tak berjalan maksimal
Pipa 300 meter hancur tergerus material longsor
Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, menjelaskan bahwa longsor menyebabkan aliran air dari terjun Cibago meluap, membawa material bebatuan yang kemudian menghantam jaringan pipa utama.
“Jaringan pipa air bersih sepanjang 300 meter tergerus luapan air yang membawa bebatuan, rusak, tidak berfungsi. Warga 160 KK tidak mendapat air bersih,” ujar Lukman saat meninjau lokasi pada Selasa, 9 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa seluruh jaringan pipa yang rusak akan langsung diganti menggunakan pipa berkualitas lebih baik.
Baca Juga: BAZNAS Subang incar pengumpulan ZIS lebih luas, perkuat transparansi dan kerja sama media
Hal ini dilakukan untuk memastikan ketahanan jaringan terhadap potensi bencana serupa di masa mendatang.
Distribusi ditargetkan mengalir kembali besok
Selain mengganti jaringan pipa, Perumda TRS juga menata ulang sistem jaringan distribusi untuk meningkatkan tekanan dan kontinuitas aliran air.
Langkah ini sekaligus menjadi momentum pembenahan agar pelayanan air bersih ke warga lebih stabil.
“Selain itu, sistem jaringan pipa akan kami tertibkan sehingga distribusi air bersih lebih baik. Tekanan lebih besar dan kontinuitas lebih terjaga. Mudah-mudahan besok air bersih untuk warga sudah mengalir lagi,” tegasnya.
Artikel Terkait
Perumda TRS Subang aktif rawat taman eks bangli di Dawuan, 16 kubik air disiram setiap pekan
Perumda TRS Subang targetkan debit air 100 liter per detik untuk kawasan industri dan perumahan Cibogo
Perumda Tirta Rangga Subang rotasi 23 pegawai, 3 disanksi nonjob karena indisipliner
Perumda TRS: Kualitas air Cibulakan kini jernih usai tambang ditutup
Subang kian terdesak industrialisasi, Komisi IV DPR RI tekankan kunci swasembada ada pada rantai pasok padi
Wabup Subang ingatkan 'zona merah' korupsi di Pemda, minta semua SKPD selesaikan kewajiban dan perkuat integritas
Anggota DPRD Subang H. Anharudin: Bencana Sumatera cermin kerusakan lingkungan