Baca Juga: Ketua baru BAZNAS Subang bidik kenaikan pengumpulan ZIS hingga 5 kali lipat
Kolaborasi bersama pemerintah desa dan BPBD
Lukman menyampaikan apresiasinya kepada aparat Desa Mayang serta BPBD Kabupaten Subang yang sigap melakukan koordinasi di lapangan sejak kejadian terjadi.
“Terima kasih aparat Desa Mayang yang cepat tanggap berkoordinasi, tim BPBD yang tetap siaga di lokasi bencana,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai upaya mengurangi risiko bencana serupa di kemudian hari.
Baca Juga: Perketat sanksi anak bermedia sosial, Menkomdigi siap tindak tegas PSE yang kecolongan
“Jaga air. Jaga lingkungan. Semoga Subang aman dari bencana. Stay safe,” tutupnya.
Dengan respons cepat ini, warga terdampak diharapkan dapat segera kembali menikmati layanan air bersih, sekaligus menjadi langkah pemulihan penting setelah peristiwa longsor yang memutus kebutuhan dasar masyarakat.***
Artikel Terkait
Perumda TRS Subang aktif rawat taman eks bangli di Dawuan, 16 kubik air disiram setiap pekan
Perumda TRS Subang targetkan debit air 100 liter per detik untuk kawasan industri dan perumahan Cibogo
Perumda Tirta Rangga Subang rotasi 23 pegawai, 3 disanksi nonjob karena indisipliner
Perumda TRS: Kualitas air Cibulakan kini jernih usai tambang ditutup
Subang kian terdesak industrialisasi, Komisi IV DPR RI tekankan kunci swasembada ada pada rantai pasok padi
Wabup Subang ingatkan 'zona merah' korupsi di Pemda, minta semua SKPD selesaikan kewajiban dan perkuat integritas
Anggota DPRD Subang H. Anharudin: Bencana Sumatera cermin kerusakan lingkungan