BAZNAS Subang incar pengumpulan ZIS lebih luas, perkuat transparansi dan kerja sama media

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 9 Desember 2025 | 16:44 WIB
Ketua BAZNAS Subang, Dr. H. Ahmad Sukandar berikan sambutan pada Sertijab BAZNAS Subang, Selasa 9 Desember 2025
Ketua BAZNAS Subang, Dr. H. Ahmad Sukandar berikan sambutan pada Sertijab BAZNAS Subang, Selasa 9 Desember 2025

GENMILENIAL.ID — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang menegaskan arah kebijakan baru di bawah kepemimpinan Ketua Baznas periode 2025–2029, Dr. H. Ahmad Sukandar, dengan fokus utama pada perluasan sumber pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta penguatan transparansi publik sebagai bagian dari upaya menekan angka kemiskinan di Subang.

Target pengumpulan ZIS lebih luas: Dari ASN ke sektor swasta

Dalam proses serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar pada Selasa, 9 Desember 2025 di Kantor Baznas Subang, Dr. Ahmad menegaskan bahwa pengumpulan ZIS tidak lagi akan terfokus pada zakat profesi ASN saja, tetapi merambah sektor-sektor strategis lain seperti perbankan, industri, perusahaan swasta, pedagang, hingga BUMN dan BUMD.

Baca Juga: Ketua baru BAZNAS Subang bidik kenaikan pengumpulan ZIS hingga 5 kali lipat

Menurutnya, potensi ZIS di Subang sangat besar dan belum tergarap maksimal.

Dengan regulasi yang mendukung dan sinergi bersama pemerintah daerah, ia optimistis Baznas mampu meningkatkan pengumpulan ZIS hingga lima kali lipat dalam lima tahun masa kepengurusannya.

“Bukan hanya dua sampai tiga kali lipat. Saya optimis, selama ada sinergi dan political will dari Pemkab Subang, target kenaikan hingga lima kali lipat sangat mungkin dicapai,” ujar Ahmad.

Transparansi publik lewat sistem digital terintegrasi

Salah satu agenda utama kepengurusan baru adalah penguatan transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga: Perketat sanksi anak bermedia sosial, Menkomdigi siap tindak tegas PSE yang kecolongan

Ahmad menegaskan bahwa BAZNAS akan menerapkan digitalisasi penuh dalam proses pengumpulan hingga pendistribusian ZIS.

“Transparansi kini berbasis digital. Semua data muzaki, lokasi, distribusi bantuan, hingga verifikasi mustahik akan by name by address dan terpantau sistem,” jelasnya.

Baznas Subang akan menyiapkan tautan khusus untuk publik dan mengintegrasikan sistem dengan konsep Integrated Marketing Communication (IMC) agar informasi bisa diakses masyarakat secara lebih terbuka.

Program cepat: Konsolidasi UPZ menjelang Ramadan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X