KDM tegas soal kasus guru tampar siswa di Subang: Disiplin harus tanpa kekerasan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 7 November 2025 | 14:05 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) berikan keterangan pers pada awak media, Jumat 7 November 2025
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) berikan keterangan pers pada awak media, Jumat 7 November 2025

KDM juga menyoroti pentingnya pendekatan rehabilitatif bagi siswa yang merokok atau berperilaku menyimpang.

Menurutnya, dana bagi hasil pajak rokok dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk membiayai program rehabilitasi siswa.

“Anak-anak yang merokok harus direhab, bukan digaplok. Semakin digaplok, makin nambah merokoknya,” tegasnya.

Baca Juga: Banyak anak SD alami gangguan penglihatan, PKK Subang gerak cepat bagikan 1.000 kacamata

Guru minta maaf dan akui kesalahan

Sementara itu, Rana Saputra, guru IPS yang menjadi sorotan publik, mengaku menyesal dan berjanji mengubah metode pendisiplinan.

“Saya akui memukul siswa, tapi niat saya bukan mencederai. Ini pelajaran berharga,” ujarnya.

Ia berkomitmen mengikuti arahan KDM agar sanksi diberikan dengan cara lebih mendidik.

“Ke depan cukup kerja sosial, bersihkan toilet, betulkan bangku, atau cat kelas. Anak tetap disiplin tanpa disakiti,” tambahnya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X