Pelaku diketahui telah lama bercerai dan tinggal bersama kakaknya serta ibunya yang sudah lanjut usia.
Situasi keluarga yang penuh tekanan ditambah konflik berkepanjangan antara ayah dan anak disebut menjadi pemicu utama tragedi ini.
Psikolog forensik menilai kasus seperti ini sering kali terjadi akibat ketidakseimbangan emosi dan kelelahan mental yang menumpuk, tanpa kanal komunikasi yang sehat di dalam keluarga.
Polisi dalami unsur kejiwaan dan faktor pemicu
Kapolres Subang memastikan penyidikan akan dilakukan secara profesional dan menyeluruh, termasuk memeriksa kondisi kejiwaan pelaku.
“Kasus ini tidak hanya soal hukum, tetapi juga soal kemanusiaan. Kami akan mendalami aspek psikologis pelaku dan faktor sosial yang memicu peristiwa ini,” tegas AKBP Dony Eko Wicaksono.
Baca Juga: JPP Promedia bahas perang harga hingga strategi Suzuki di pasar hybrid
Korban kini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Indramayu (RSBI) untuk autopsi.
Sementara barang bukti berupa golok dan pakaian korban telah diamankan.
Catatan kelam kekerasan dalam rumah tangga
Kasus ini menambah panjang daftar kekerasan dalam keluarga (KDRT) ekstrem di Indonesia yang berujung pada kematian.
Sepanjang 2025, Kementerian PPPA mencatat peningkatan kasus kekerasan dalam rumah tangga hingga 18 persen dibanding tahun sebelumnya, sebagian besar dipicu konflik ekonomi dan tekanan emosional.
Pakar hukum pidana menilai, aparat perlu menelusuri potensi adanya gangguan mental sementara (psikosis reaktif) yang mungkin dialami pelaku, di samping tetap menegakkan hukum.
Baca Juga: Kang Akur ajak ASN dan warga Subang jadikan kebersihan sebagai karakter
Subang berduka, masyarakat dihimbau tak berspekulasi
Artikel Terkait
Fakta baru pembunuhan Juwita jurnalis asal Banjarbaru terungkap, diduga jadi korban kekerasan seksual oleh tersangka karena temuan ini
Fakta baru dari reka ulang adegan pembunuhan Juwita, Jumran habisi nyawa korban di mobil sewaan dan hancurkan HP berisi bukti pelecehan seksual
Polres Subang ungkap kasus pembunuhan berencana di kebun mangga, tersangka sakit hati dihina korban
Keluarga korban pembunuhan di kebun mangga minta pelaku dihukum berat
Fakta terkini pembunuhan pelajar SMK di Cibiru: Pelaku mahasiswa, motif dendam lama
Motif sakit hati, polisi ungkap kasus pembunuhan di Subang dalam 1x24 jam
Warga Pamanukan dihebohkan dugaan pembunuhan, polisi tangkap seluruh pelaku