Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono mengimbau warga untuk tidak menyebarkan spekulasi atau rekaman visual dari lokasi kejadian yang beredar di media sosial.
“Biarkan proses hukum berjalan. Kami pastikan penyelidikan dilakukan secara transparan dan profesional,” tegasnya.
Tragedi di Cibogo ini menjadi pengingat bahwa kekerasan dalam keluarga bukan sekadar urusan rumah tangga, melainkan alarm sosial tentang pentingnya pengendalian emosi, komunikasi sehat, dan penanganan dini terhadap potensi konflik di rumah.***
Artikel Terkait
Fakta baru pembunuhan Juwita jurnalis asal Banjarbaru terungkap, diduga jadi korban kekerasan seksual oleh tersangka karena temuan ini
Fakta baru dari reka ulang adegan pembunuhan Juwita, Jumran habisi nyawa korban di mobil sewaan dan hancurkan HP berisi bukti pelecehan seksual
Polres Subang ungkap kasus pembunuhan berencana di kebun mangga, tersangka sakit hati dihina korban
Keluarga korban pembunuhan di kebun mangga minta pelaku dihukum berat
Fakta terkini pembunuhan pelajar SMK di Cibiru: Pelaku mahasiswa, motif dendam lama
Motif sakit hati, polisi ungkap kasus pembunuhan di Subang dalam 1x24 jam
Warga Pamanukan dihebohkan dugaan pembunuhan, polisi tangkap seluruh pelaku