GENMILENIAL.ID – Sidang praperadilan yang diajukan tim kuasa hukum mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat, 10 Oktober 2025.
Dalam sidang tersebut, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea menegaskan bahwa penetapan status tersangka terhadap Nadiem oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) tidak disertai bukti kuat dan belum memiliki perhitungan resmi mengenai kerugian negara.
“Kalau ada kerugian negara, mana hitung-hitungannya? Audit resmi pun belum ada. Tapi Nadiem sudah ditetapkan tersangka,” ujar Hotman kepada awak media usai sidang.
Baca Juga: JPP Promedia bahas perang harga hingga strategi Suzuki di pasar hybrid
Hotman Paris: Belum ada perhitungan, tapi sudah jadi tersangka
Hotman mengungkapkan bahwa dalam ekspos perkara Kejagung, kerugian negara dalam pengadaan laptop Chromebook masih ditulis 'akan dihitung.'
“Artinya, penetapan tersangka dilakukan bahkan sebelum perhitungan kerugian negara selesai. Ini jelas melanggar prinsip minimum dua alat bukti,” tegasnya.
Ia juga menyebut bahwa Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Nadiem sangat umum dan tidak mencantumkan rincian kerugian.
“Tiga BAP-nya Nadiem sangat general, tidak ada angka dan tidak ada kerugian yang dijelaskan,” kata Hotman.
Baca Juga: Kang Akur ajak ASN dan warga Subang jadikan kebersihan sebagai karakter
Bawa audit BPKP: Harga normal, tak ada kerugian negara
Dalam persidangan, Hotman Paris turut menunjukkan hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang disebutnya menegaskan tidak ada kerugian negara dalam proyek pengadaan Chromebook tahun 2020–2022.
“BPKP menyatakan proyek itu tepat waktu, tepat sasaran, dan harganya normal. Jadi, kalau tidak ada kerugian negara, berarti tidak ada korupsi,” ujar Hotman.
Ia menambahkan bahwa audit BPKP dilakukan terhadap lebih dari 20 provinsi, mencakup analisis terhadap guru, siswa, dan kepala sekolah penerima laptop.
Artikel Terkait
Pakai rompi pink dan tangan terborgol, Nadiem Makarim tegaskan integritas: Tuhan melindungi saya
Mahfud MD: Rektor kampus akui jarang bertemu Nadiem Makarim saat menjabat Mendikbud
KPK pastikan kasus Google Cloud yang menjerat Nadiem Makarim tetap berjalan
Ironi Nadiem Makarim: Dari simbol integritas hingga terseret kasus korupsi laptop Chromebook
Praperadilan Nadiem Makarim: Dari jerit ibu, pembelaan Hotman Paris hingga dukungan 12 tokoh
Sidang lanjutan praperadilan Nadiem Makarim: Jaksa klaim punya 4 alat bukti, minta hakim tolak gugatan
Pilu istri Nadiem Makarim usai pantau sidang praperadilan: Anak-anak tiap hari tanyakan sang ayah