Sekitar pukul 09.25 WIB, macan tutul itu berhasil dilumpuhkan setelah dua kali tembakan peluru bius tanpa menimbulkan korban.
“Petugas sudah menembakkan peluru bius sebanyak dua kali. Saat ini hewan sudah aman,” kata Mirasni.
Baca Juga: MIND ID tegaskan Satgas Timah bukan alat tangkap, tapi mesin reformasi tata niaga nasional
3. Diduga kabur dari Lembang Park & Zoo
Polisi menduga, macan tutul tersebut berasal dari Lembang Park & Zoo yang berjarak sekitar 7 kilometer dari lokasi hotel.
Namun, pihak kebun binatang belum memastikan hal itu karena masih dilakukan pemeriksaan fisik dan pencocokan microchip.
Warga sekitar juga mengaku sempat melihat hewan sejenis berkeliaran di kawasan Parongpong beberapa pekan sebelumnya.
4. Dibawa ke pusat rehabilitasi satwa
Setelah berhasil dibius, macan tutul dibawa ke Lembang Park & Zoo untuk pemeriksaan awal.
Baca Juga: Proses hukum ambruknya Ponpes Al Khoziny: Bersabar tunggu evakuasi selesai untuk mulai penyidikan
Selanjutnya, satwa tersebut akan dipindahkan ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga (PPSC) di Sukabumi untuk menjalani proses rehabilitasi.
BKSDA memastikan kondisi hewan stabil, namun masih akan dipantau lebih lanjut sebelum dilepasliarkan kembali.***
Artikel Terkait
Gwynn Elizabeth, pianis muda Indonesia yang meniti jejak musik klasik dari Bandung ke Skotlandia
Kemendag amankan 19.391 bal pakaian bekas ilegal senilai Rp112 miliar di Bandung
Sepatah kata pertama dari Thom Haye usai resmi diumumkan perkuat Persib Bandung
Ferry Irwandi soroti Sri Mulyani: Bukan sekadar pejabat, tapi ibu dan guru yang membimbing
Lestarikan budaya Sunda, PT Dahana gelar lomba ngadongeng untuk generasi muda Subang
Kisah haru di balik reruntuhan Ponpes Al Khoziny: 3 hari bertahan tanpa makan, salat di bawah puing, hingga diamputasi untuk hidup
Pilu istri Nadiem Makarim usai pantau sidang praperadilan: Anak-anak tiap hari tanyakan sang ayah