Maka jika hari ini kita bertanya: di mana Gie dalam zaman kita? Jawabannya mungkin ada dalam keberanian untuk tetap berpikir jernih, mencintai ilmu, bersikap adil, dan berpuisi dalam diam—dengan harapan bahwa dunia bisa sedikit lebih baik, walau kita tak sempat melihat hasilnya.
Yaya Suryana, Jurnalis dan Alumni Universitas Indraprasta PGRI (UNINDRA) Jakarta