ESAI: Mengapa kita harus menulis

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB
Yaya Suryana - Jurnalis
Yaya Suryana - Jurnalis

Baca Juga: Cerita jemaah umrah Hanania Travel, diminta pelunasan seminggu setelah bayar DP: Kayak dikejar utang

Ia memberi kita kesempatan untuk menyusun kembali pikiran yang berantakan, merapikan emosi yang kusut, dan menemukan arah di tengah kebingungan.

'Dalam sunyi itu, kita justru lebih jujur, lebih utuh, dan lebih mengenal diri sendiri.'

Maka, kita menulis bukan karena kita selalu punya sesuatu yang besar untuk disampaikan, melainkan karena kita adalah manusia yang terus mencari makna.

Dan dalam pencarian itu, kata-kata menjadi teman setia yang membantu kita memahami dunia, dan yang lebih penting, memahami diri sendiri.

Yaya Suryana - Jurnalis dan Alumni Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

ESAI: Mengapa kita harus menulis

Senin, 1 Juni 2026 | 14:45 WIB

ESAI: Literasi dan aktivisme

Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB

ESAI: Puisi Chairil Anwar dan filsafat eksistensialisme

Selasa, 30 Desember 2025 | 11:59 WIB

ESAI: Pilar keempat demokrasi, menjaga akal sehat publik

Selasa, 23 Desember 2025 | 23:52 WIB

ESAI: Subang menyala, tak gelap!

Minggu, 16 November 2025 | 18:34 WIB

ESAI: Benarkah guru 'terjepit dan katempuhan'?

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:09 WIB
X