Baca Juga: Psikolog ungkap masalah keluarga banyak berawal dari faktor ekonomi
Sekolah dibuka secara bertahap
Momen serupa juga dibagikan akun resmi SMKN 3 Karang Baru, Aceh Tamiang, yang memperlihatkan siswa dan guru berkumpul di lapangan sekolah pada hari pertama masuk.
Para guru pun tampak tidak mengenakan seragam mengajar seperti biasanya. Pihak sekolah menyampaikan bahwa proses pembelajaran akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kondisi sarana dan prasarana pascabanjir.
“Sekolah dibuka secara bertahap dengan memperhatikan kebersihan lingkungan, kesiapan sarana prasarana, serta keselamatan warga sekolah,” tulis pihak sekolah.
Baca Juga: Kayu gelondongan jadi jembatan relawan salurkan bantuan untuk korban banjir Aceh
“Ini langkah awal untuk bangkit bersama dan melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan,” lanjut keterangan tersebut.
Tuai pujian dan empati warganet
Semangat anak-anak Aceh Tamiang ini pun menuai banyak pujian dan empati dari warganet. Kolom komentar dipenuhi dukungan moral bagi para siswa dan tenaga pendidik.
“Alhamdulillah sekolahnya masih utuh, semangat adek-adek,” tulis akun @eli_*.
“Nggak apa-apa pakai baju biasa dulu, yang penting semangat buat sekolah lagi,” tulis akun @alg*****.**
“Mereka semangat sekolahnya walau tanpa baju seragam,” tulis akun @nasr*******.**
Sementara warganet lain menyoroti kebutuhan mendesak yang masih diperlukan. “Yang utama, mereka butuh buku dan alat tulis,” tulis akun @farh********.
Hari pertama sekolah di Aceh Tamiang menjadi gambaran kuat bahwa semangat pendidikan tetap hidup, meski bencana telah merenggut banyak hal.
Artikel Terkait
Viral ibu-ibu korban bencana Aceh bahagia pakai baju Persit dari donasi, senyum muncul di tengah fase pemulihan
Warga Aceh Timur terpaksa sewa beko Rp600 ribu per jam untuk bersihkan lumpur sisa banjir bandang
Viral gelembung gas muncul di Gunong Cut Nagan Raya pascabanjir, Pemkab turunkan tim dan pasang garis polisi
Cerita bocah Aceh Tamiang saat banjir bandang terjang rumahnya: Air datang usai subuh hingga momen kelaparan
Kayu gelondongan jadi jembatan relawan salurkan bantuan untuk korban banjir Aceh
Bukan Rp150 juta, warga Aceh Timur buktikan sumur bor pascabanjir bisa dibuat Rp15 juta
Di balik lezatnya durian ketol Aceh, ada perjuangan warga lewati jembatan putus pascabanjir