GENMILENIAL.ID — Semangat belajar anak-anak di Aceh Tamiang tetap menyala meski harus memulai hari pertama sekolah dalam keterbatasan pascabanjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut pada akhir November 2025 lalu.
Seperti daerah lain di Indonesia, kegiatan belajar mengajar secara nasional kembali dimulai pada Senin, 5 Januari 2026, usai libur akhir semester dan Natal-Tahun Baru.
Namun, bagi anak-anak di Aceh Tamiang, kembalinya aktivitas sekolah berlangsung dalam kondisi yang jauh dari kata normal.
Baca Juga: Di balik lezatnya durian ketol Aceh, ada perjuangan warga lewati jembatan putus pascabanjir
Datang ke sekolah tanpa baju seragam
Dalam video yang diunggah akun TikTok @almehra45, tampak anak-anak di Aceh Tamiang berdatangan ke sekolah sambil diantar orang tua mereka.
Sebagian orang tua terlihat mengantar hingga ke gerbang sekolah, bahkan masuk ke halaman sekolah untuk memastikan anak-anaknya aman.
“Hari pertama sekolah pascabanjir bandang, 5 Januari 2026, Aceh Tamiang,” tulis keterangan dalam video tersebut.
Anak-anak terlihat tidak mengenakan seragam sekolah. Sebagian memakai baju biasa, sandal, hingga sepatu boots plastik.
Baca Juga: Bukan Rp150 juta, warga Aceh Timur buktikan sumur bor pascabanjir bisa dibuat Rp15 juta
Kondisi ini mencerminkan situasi darurat pascabencana, di mana banyak perlengkapan sekolah turut rusak atau hanyut terbawa banjir.
Ruang kelas masih dipenuhi jejak lumpur
Video tersebut juga memperlihatkan kondisi ruang kelas yang belum sepenuhnya pulih. Lantai kelas hanya beralaskan tikar, sementara dinding kelas masih tampak garis bekas genangan lumpur banjir.
Meski demikian, anak-anak tetap terlihat antusias mengikuti kegiatan awal pembelajaran, menandai langkah kecil kebangkitan dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana.
Artikel Terkait
Viral ibu-ibu korban bencana Aceh bahagia pakai baju Persit dari donasi, senyum muncul di tengah fase pemulihan
Warga Aceh Timur terpaksa sewa beko Rp600 ribu per jam untuk bersihkan lumpur sisa banjir bandang
Viral gelembung gas muncul di Gunong Cut Nagan Raya pascabanjir, Pemkab turunkan tim dan pasang garis polisi
Cerita bocah Aceh Tamiang saat banjir bandang terjang rumahnya: Air datang usai subuh hingga momen kelaparan
Kayu gelondongan jadi jembatan relawan salurkan bantuan untuk korban banjir Aceh
Bukan Rp150 juta, warga Aceh Timur buktikan sumur bor pascabanjir bisa dibuat Rp15 juta
Di balik lezatnya durian ketol Aceh, ada perjuangan warga lewati jembatan putus pascabanjir