GENMILENIAL.ID – Pimpinan Daerah Tapak Suci Kabupaten Subang terus memperkuat regenerasi kader melalui Training of Trainer (TOT) yang digelar di Aula Momod Supriyadi, Komplek Perguruan Muhammadiyah Subang, Minggu, 26 Oktober 2025.
Sebanyak 85 peserta dari 23 unit pelatihan Tapak Suci di berbagai wilayah Subang, mulai dari Pagelaran, Pagaden, As-Syifa hingga Ciasem mengikuti kegiatan ini.
TOT dibuka langsung oleh Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci Subang, Otok Biyantoro, bersama para pelatih dan guru senior.
Baca Juga: Dilema Whoosh: Transparansi kontrak, utang membengkak, dan opsi restrukturisasi jadi jalan tengah
Dengan tema 'Menciptakan Kader dan Siswa yang Unggul dan Berprestasi untuk Memajukan Kabupaten Subang,' kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Tapak Suci menyiapkan pelatih muda yang siap terjun ke unit-unit latihan baru yang terus berkembang di sekolah-sekolah.
Jawab kekurangan pelatih, Tapak Suci bentuk kader mandiri
Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci Subang, Otok Biyantoro, menegaskan bahwa TOT ini merupakan langkah strategis untuk mengatasi kekurangan tenaga pelatih yang selama ini menjadi kendala dalam pengembangan unit pelatihan di berbagai sekolah.
“Banyak sekolah di Kabupaten Subang yang ingin membuka unit Tapak Suci, tapi kami sering kerepotan karena kekurangan pelatih. Makanya kami adakan TOT ini untuk menciptakan kader baru yang siap mengajar,” ujar Otok.
Baca Juga: Wamen Haji Dahnil Anzar: Legalisasi umrah mandiri justru lindungi jemaah dan pelaku travel
Menurutnya, selama ini antusiasme masyarakat dan lembaga pendidikan terhadap Tapak Suci terus meningkat, namun kesiapan sumber daya pelatih belum seimbang dengan jumlah siswa yang ingin bergabung.
“Tidak mungkin kita menerima banyak siswa kalau gurunya masih terbatas. Jadi kita siapkan kader sendiri agar saat ada sekolah yang ingin buka pelatihan baru, kita sudah siap dengan guru-gurunya,” tambahnya.
85 Peserta disiapkan jadi pelatih muda
Ketua pelaksana kegiatan, Burhan Fauzi, menjelaskan bahwa peserta TOT berasal dari berbagai sekolah Islam dan sekolah terpadu (IT) di Subang, dengan rentang usia mulai dari siswa SMP kelas 9 hingga SMA kelas 11 dan 12.
Artikel Terkait
Buat bangga, berikut merupakan 8 Perguruan pencak silat di Indonesia yang mendunia
Menteri ATR BPN Nusron Wahid lakukan kunjungan silaturahim ke PP Muhammadiyah, ini yang dibahas
Nusron Wahid: Muhammadiyah adalah organisasi Islam paling rapi di Indonesia
Pemuda Muhammadiyah Subang apresiasi kinerja kepolisian dalam pengamanan Nataru 2024-2025
Pengcab Taekwondo Subang gelar Rakerkab, fokus pembinaan atlet dan penguatan organisasi jelang Porprov
Subang tuan rumah Kejuaraan Taekwondo 5 Provinsi 2026, ARD: Ini kehormatan dan angin segar untuk UMKM
Gerakan edukasi halal UMKM dorong pemuda dan pelaku usaha Subang jadi pendamping produk halal