Nusron Wahid: Muhammadiyah adalah organisasi Islam paling rapi di Indonesia

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 18 Desember 2024 | 19:51 WIB
Menteri ATR BPN, Nusron Wahid di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu 18 Desember 2024
Menteri ATR BPN, Nusron Wahid di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu 18 Desember 2024

GENMILENIAL.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN), Nusron Wahid, menyampaikan apresiasinya terhadap Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang paling rapi dalam pengelolaan administrasi dan aset.

Hal di atas Nusron sampaikan dalam kunjungan resminya ke Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah Yogyakarta pada Rabu 18 Desember 2024.

“Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini organisasi keislaman yang terbesar, salah satu terbesar dan terapi, paling rapi di Indonesia,” ungkap Nusron Wahid saat memberikan komentar seusai pertemuan tertutup dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Baca Juga: Menteri ATR BPN Nusron Wahid lakukan kunjungan silaturahim ke PP Muhammadiyah, ini yang dibahas

Pertemuan ini membahas isu-isu strategis terkait pengelolaan tanah dan aset, termasuk sertifikasi tanah wakaf milik Muhammadiyah.

Nusron menegaskan komitmen Kementerian ATR BPN untuk terus meningkatkan pelayanan kepada Persyarikatan Muhammadiyah dan warga Muhammadiyah dalam pengurusan sertifikasi tanah guna untuk memenuhi kebutuhan umat dan bangsa.

“Kami berdiskusi soal peningkatan dan percepatan pelayanan kami kepada Persyarikatan Muhammadiyah dan warga Muhammadiyah, baik dalam mengurus sertifikasi wakaf maupun sertifikasi hak atas tanah yang diberikan pemerintah,” jelas Nusron.

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya pengelolaan tanah yang terintegrasi secara legal dan administratif.

Baca Juga: Ole Romeny bakal main bareng Marselino Ferdinan di Inggris? begini kata media Belanda yang sebut Oxford United rela bayar mahal

Haedar menjelaskan bahwa seluruh tanah dan aset milik Muhammadiyah telah terdaftar atas nama badan hukum Persyarikatan Muhammadiyah.

“Alhamdulillah, saat ini kami sedang menata seluruh administrasi lahan tanah, dan seluruh aset bergerak maupun tidak bergerak itu terdaftar atas nama Persyarikatan Muhammadiyah,” kata Haedar.

Kunjungan Nusron Wahid ini menjadi awal dari komunikasi yang lebih intens antara Kementerian ATR/BPN dan Muhammadiyah.

Nusron mengaku telah lama ingin berdialog dengan Muhammadiyah untuk mendiskusikan isu-isu strategis, terutama yang berkaitan dengan tanah dan tata guna lahan.

Baca Juga: Para siswa SD WNI di Kairo sambut Presiden Prabowo dengan kenakan pakaian adat Sumbar

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X