“Program ini rutin diadakan setahun sekali. Tujuannya agar para siswa yang sebelumnya berlatih bisa naik jenjang menjadi pelatih atau kader di unit masing-masing,” ujarnya.
Burhan menambahkan, setelah TOT, peserta akan melanjutkan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) pada 15–16 November 2025, yang diikuti mulai dari jenjang SD hingga SMA/SMK.
Cetak atlet berprestasi di level provinsi
Selain fokus pada pembinaan pelatih, Tapak Suci Subang juga mencatat prestasi di bidang olahraga bela diri.
Dua atlet Tapak Suci Subang berhasil lolos seleksi Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Daerah (PORDA) Jawa Barat 2026 dan akan mewakili Subang pada kategori dewasa.
“Alhamdulillah, dua atlet kami lolos BK PORDA di Bandung dan akan bertanding tahun depan,” ungkap Burhan.
Tapak Suci Subang, dari kedisiplinan menuju pembentukan karakter
Kegiatan TOT ini menjadi bukti komitmen Tapak Suci Subang tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membangun karakter generasi muda yang berdisiplin, mandiri, dan siap menjadi pemimpin di masa depan.
Dengan mencetak pelatih-pelatih baru, Tapak Suci berharap dapat memperluas pengaruh positif bela diri berbasis nilai Islam ini ke lebih banyak sekolah dan komunitas di Kabupaten Subang.***
Artikel Terkait
Buat bangga, berikut merupakan 8 Perguruan pencak silat di Indonesia yang mendunia
Menteri ATR BPN Nusron Wahid lakukan kunjungan silaturahim ke PP Muhammadiyah, ini yang dibahas
Nusron Wahid: Muhammadiyah adalah organisasi Islam paling rapi di Indonesia
Pemuda Muhammadiyah Subang apresiasi kinerja kepolisian dalam pengamanan Nataru 2024-2025
Pengcab Taekwondo Subang gelar Rakerkab, fokus pembinaan atlet dan penguatan organisasi jelang Porprov
Subang tuan rumah Kejuaraan Taekwondo 5 Provinsi 2026, ARD: Ini kehormatan dan angin segar untuk UMKM
Gerakan edukasi halal UMKM dorong pemuda dan pelaku usaha Subang jadi pendamping produk halal