Menteri ATR BPN Nusron Wahid lakukan kunjungan silaturahim ke PP Muhammadiyah, ini yang dibahas

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Rabu, 18 Desember 2024 | 19:17 WIB
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu 18 Desember 2024
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid bersama Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir di Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu 18 Desember 2024

GENMILENIAL.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR BPN) Nusron Wahid melakukan kunjungan ke Kantor Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Yogyakarta, Rabu 18 Desember 2024.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan berbagai persoalan terkait pengelolaan tanah dan aset milik Persyarikatan Muhammadiyah, serta harapan untuk peningkatan koordinasi antara ormas keagamaan dan pemerintah dalam isu agraria.

“Kami mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan sebagai Menteri ATR BPN. Ini tugas yang tidak ringan karena berkaitan dengan urusan agraria, urusan tanah ini menyangkut hajat hidup orang banyak,” ujar Haedar Nashir saat membuka pertemuan.

Baca Juga: Ole Romeny bakal main bareng Marselino Ferdinan di Inggris? begini kata media Belanda yang sebut Oxford United rela bayar mahal

Haedar menjelaskan bahwa Muhammadiyah memiliki banyak aset berupa tanah yang tersebar di seluruh Indonesia, mulai dari Papua hingga Sabang, bahkan hingga luar negeri seperti Melbourne dan Malaysia.

Menanggapi hal tersebut, Nusron Wahid mengapresiasi keterbukaan Muhammadiyah dan menyampaikan bahwa kunjungannya adalah bagian dari upaya untuk berdialog dengan pemangku kepentingan bangsa.

“Terimakasih atas waktunya. Sudah lama kami ingin ke Kantor PP Muhammadiyah, baik di Menteng maupun di Jogja. Kami membutuhkan sharing dengan stakeholder bangsa Indonesia, salah satunya Muhammadiyah,” ujarnya.

Nusron mengaku kehadirannya juga untuk meminta dukungan dan doa dari Muhammadiyah dalam menjalankan tugasnya sebagai Menteri ATR BPN.

Baca Juga: Para siswa SD WNI di Kairo sambut Presiden Prabowo dengan kenakan pakaian adat Sumbar

“Saya ingin doa restunya, meskipun ini bukan tahniah nikmat tapi justru tahniah beban,” ucapnya.

Ia menambahkan, tugas di Kementerian ATR BPN sangat relevan dengan kondisi keumatan dan kebangsaan, sehingga ia berharap bisa bekerja sama dengan Muhammadiyah untuk mencari solusi terkait persoalan pertanahan nasional.

“Kami ke sini ingin mencari partner untuk mencari solusi tentang pertahanan nasional agar lebih berkeadilan tetapi tidak memutus rantai ekonomi,” tutup Nusron.

Kunjungan ini memperlihatkan komitmen antara Kementerian ATR BPN dan Muhammadiyah untuk membangun sinergi dalam mendukung kepentingan bangsa, khususnya dalam pengelolaan tanah dan aset yang lebih berkeadilan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X