GENMILENIAL.ID - Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengelar ajang Pentas Seni Anak Usia Dini yang bertajuk Mentas PAUDPEDIA, di Jakarta, Selasa 26 November 2024.
Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti beserta para Wakil Menteri Latip Latipulhayat dan Fajar Riza Ul Haq,
Pentas seni ini juga digelar dalam rangka memberikan ruang kreativitas bagi anak usia dini dan masyarakat umum di seluruh Indonesia. Adapun Mentas PAUDPEDIA pertama kali digelar di tahun 2023.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan pentingnya perhatian pada anak usia dini sebagaimana program Bapak Presiden tentang wajib belajar 13 tahun.
Baca Juga: Pertama kali dalam sejarah, Lazismu Jawa Tengah raih SNI Award 2024 dari Badan Standarisasi Nasional
Menurutnya semua sepakat bahwa kemajuan bangsa ditentukan oleh generasi mudanya, dan anak anaknya.
"Ada banyak tulisan tentang arti penting dari Golden Age, umur emas bagi anak, ada yang menyebut 1-5 tahun, ada yang menyebut 1-7 tahun," kata Abdul Mu'ti.
Mu'ti pun kemudian mengutip buku psikologi berjudul Give Me a Child until He is Seventh (beri saya seorang anak sampai ia tujuh tahun) yang menjelaskan arti pentingnya pendidikan anak pada usia dini, bahkan pendidikan sejak dalam kandungan.
“Itu sangat menentukan perkembangan otak, sebuah kajian menyebut 75 persen perkembangan otak anak itu sejak dalam kandungan," ucap Abdul Mu'ti.
"Saat dalam kandungan itu pun tanpa banyak disadari ternyata anak sudah bisa mendengar. Alat pendengarannya sudah berfungsi," sambungnya.
Sejak dalam kandungan itulah, lanjut Abdul Mu'ti, anak-anak sudah bisa diberikan pendidikan, karena itu nutrisi begitu penting, konsumsi makanan ibu-ibu sangat penting.
Ia juga menjelaskan bahwa sampai seribu hari pertama lahir, bagaimana air susu ibu, suasana lingkungan, dan suasana gembira sangat penting bagi anak.
Menurutnya, Jangan sampai anak anak merasa ketakutan, merasa terintimidasi, merasa ada hambatan berekreasi atau berekspresi.
Artikel Terkait
Implementasi Kurikulum Merdeka, SMPN 3 Subang gelar Panen Karya P5, menampilkan berbagai kreatifitas dari kelas peminatan anak
Paripurna DPRD, Sekda Subang sampaikan tanggapan Bupati atas Pandangan Fraksi-fraksi terhadap KUA-PPAS TA 2025 dan Raperda Penyelenggaraan Pendidikan
Menimbang nasib Kurikulum Merdeka, ini yang dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah
Mendikdasmen siapkan matematika sejak TK, warganet sindir soal pelajaran menghitung untuk anak usia dini
Apa itu kurikulum deep learning? intip 3 fakta terkait model belajar baru yang digagas Mendikdasmen RI untuk siswa di Indonesia
Ikuti program 'Cultural and Educational Visit', 71 Siswa dan 7 Guru SMP Muhammadiyah 8 Bandung berangkat ke Singapura, Malaysia dan Thailand
Anak kelas 4 SD bakal belajar coding? Mendikdasmen ungkap 3 pendekatan baru ini demi ubah kurikulum pendidikan di Indonesia