Mentas PAUDPEDIA, seperti ini penjelasan Abdul Mu'ti terkait pendidikan anak usia dini

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 26 November 2024 | 21:27 WIB
Mendikdasmen Abdul Muti pada ajang Pentas Seni Anak Usia Dini yang digelar oleh Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Selasa 26 November 2024
Mendikdasmen Abdul Muti pada ajang Pentas Seni Anak Usia Dini yang digelar oleh Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah di Jakarta, Selasa 26 November 2024

GENMILENIAL.ID - Direktorat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengelar ajang Pentas Seni Anak Usia Dini yang bertajuk Mentas PAUDPEDIA, di Jakarta, Selasa 26 November 2024.

Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti beserta para Wakil Menteri Latip Latipulhayat dan Fajar Riza Ul Haq,

Pentas seni ini juga digelar dalam rangka memberikan ruang kreativitas bagi anak usia dini dan masyarakat umum di seluruh Indonesia. Adapun Mentas PAUDPEDIA pertama kali digelar di tahun 2023.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti yang juga Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyampaikan pentingnya perhatian pada anak usia dini sebagaimana program Bapak Presiden tentang wajib belajar 13 tahun.

Baca Juga: Pertama kali dalam sejarah, Lazismu Jawa Tengah raih SNI Award 2024 dari Badan Standarisasi Nasional 

Menurutnya semua sepakat bahwa kemajuan bangsa ditentukan oleh generasi mudanya, dan anak anaknya.

"Ada banyak tulisan tentang arti penting dari Golden Age, umur emas bagi anak, ada yang menyebut 1-5 tahun, ada yang menyebut 1-7 tahun," kata Abdul Mu'ti.

Mu'ti pun kemudian mengutip buku psikologi berjudul Give Me a Child until He is Seventh (beri saya seorang anak sampai ia tujuh tahun) yang menjelaskan arti pentingnya pendidikan anak pada usia dini, bahkan pendidikan sejak dalam kandungan.

“Itu sangat menentukan perkembangan otak, sebuah kajian menyebut 75 persen perkembangan otak anak itu sejak dalam kandungan," ucap Abdul Mu'ti.

Baca Juga: Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah tetapkan 474 sekolah dan madrasah unggulan di Indonesia, ini peta sebaran wilayahnya

"Saat dalam kandungan itu pun tanpa banyak disadari ternyata anak sudah bisa mendengar. Alat pendengarannya sudah berfungsi," sambungnya.

Sejak dalam kandungan itulah, lanjut Abdul Mu'ti, anak-anak sudah bisa diberikan pendidikan, karena itu nutrisi begitu penting, konsumsi makanan ibu-ibu sangat penting.

Ia juga menjelaskan bahwa sampai seribu hari pertama lahir, bagaimana air susu ibu, suasana lingkungan, dan suasana gembira sangat penting bagi anak.

Menurutnya, Jangan sampai anak anak merasa ketakutan, merasa terintimidasi, merasa ada hambatan berekreasi atau berekspresi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X