GENMILENIAL.ID – Maraknya aksi tawuran pelajar yang kembali mencuat di Subang mendapat sorotan dari Anggota DPRD Kabupaten Subang, H. Anharudin.
Legislator dari Partai Demokrat itu menilai setidaknya ada tiga faktor utama yang mendorong anak di bawah umur terlibat aksi kekerasan jalanan.
Pertama, kata Anharudin, kurangnya pengawasan dari orang tua menjadi pemicu utama.
“Anak-anak butuh perhatian penuh. Kalau lepas kontrol, mereka mudah terpengaruh lingkungan,” ujarnya.
Kedua, lemahnya peran guru dalam mendidik akibat aturan pendidikan yang terlalu membatasi. Ia menilai ada kalanya guru harus bertindak lebih tegas.
“Guru tidak boleh mendidik anak dengan keras padahal itu perlu. Bisa jadi kenakalan yang dilakukan anak sudah berulang kali, meski sudah diingatkan dengan lemah lembut,” katanya.
Ketiga, maraknya peredaran obat penenang yang dijual bebas di apotek tanpa resep dokter. Menurutnya, obat-obatan tersebut sangat terjangkau oleh remaja dan dapat memicu keberanian berlebihan.
“Kita semua tahu, ketika anak minum obat itu timbul keberanian yang melampaui batas manusia,” ungkapnya.
Baca Juga: Urgensi data analytics di era digital, DQLab hadirkan mini bootcamp gratis
Anharudin juga mengimbau agar orang tua dan aparat penegak hukum lebih bijak dalam menanggapi guru yang mendidik dengan ketegasan.
“Jangan langsung melapor jika guru sedikit bertindak mendidik. Ini demi masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Ia pun mendukung program Gubernur Jawa Barat yang memberi opsi penempatan siswa bermasalah di barak militer sebagai solusi terakhir.
“Ketika guru, orang tua, dan lingkungan tidak bisa lagi mendidik, anak tersebut bisa dititipkan ke barak militer. Tujuan utamanya tetap mendidik untuk menata masa depan mereka,” tutupnya.***
Artikel Terkait
Sapa masyarakat Subang, SBY : Jika Prabowo menang, Demokrat kembali berada di pemerintahan
Anggota DPRD Subang H. Anharudin serap aspirasi warga Pabuaran, dari peternakan domba hingga jalan kampung
Arif Hegar Setiawan: Dari aktivis kampus hingga menjadikan politik sebagai panglima pembangunan
H. Anharudin ikut Bimtek Nasional Demokrat di Pacitan, dihadiri SBY dan AHY
Isu tunjangan DPR jadi sorotan publik, Demokrat siap dievaluasi bersama fraksi lain
H. Anharudin apresiasi aksi damai ojol dan mahasiswa Subang, tegaskan siap kawal tuntutan
SBY serukan dialog pasca demo, optimistis Indonesia lebih baik di bawah Prabowo