atau pastikan: perdu yang menutupi,
onak dan batu tajam di langkahmu,
jurang-jurang gelap di sial nasibmu.
tapi kau harus tetap berjalan
khalayak di belakang menurutimu
di atas langit mengatapimu
bintang-bintang mengawasimu
selembar peta menunjuk arahmu.
dan bersyukurlah,
peringatan ini kuberikan padamu
bukan melulu ular dan babi hutan
menyerang di gerak pertamamu
Artikel Terkait
7 Puisi Chairil Anwar, si 'Binatang Jalang' dan juga pelopor angkatan 45
10 Puisi karya Sapardi Djoko Damono, salah satunya 'Yang fana adalah waktu'
Memperingati Hari Puisi Sedunia setiap 21 Maret, apa bedanya dengan Hari Puisi Nasional?
Mengenang sosok penyair Legenda Indonesia, Sapardi Djoko Damono
Salah satu penyair terbaik Indonesia, ini biografi singkat W.S Rendra
Selalu memiliki makna mendalam, ini 3 contoh karya W.S Rendra
Radhar Panca Dahana, sastrawan legenda Indonesia, pembangkang untuk meraih cita-citanya