Menurutnya, dentuman keras bisa muncul dari banyak faktor, termasuk petir atau aktivitas di darat, tetapi belum ada indikasi yang pasti hingga kini.
5. Fenomena langka, BRIN dan BMKG lanjutkan penelitian
Hingga kini, BRIN dan BMKG masih mengumpulkan data tambahan untuk memastikan lokasi jatuhnya meteor.
Warga diimbau tetap tenang dan melapor jika menemukan benda asing di sekitar wilayah pantai utara Jawa yang diduga sisa meteor.
Fenomena langka ini menjadi pengingat bahwa aktivitas langit masih menyimpan banyak misteri, dan kali ini, Cirebon menjadi saksi bola api yang membelah malam di atas Laut Jawa.***
Artikel Terkait
DQLab gelar Mini Bootcamp Data Analytics, upaya atasi kesenjangan digital di Indonesia
Longsor tambang batu di Cirebon tewaskan 20 orang, Menteri ESDM buka peluang evaluasi total
Jajal taksi terbang tanpa pilot, Raffi Ahmad: Deg-degan tapi bangga!
SBY kritik dunia yang dikuasai ego dan ambisi, serukan aksi nyata hadapi krisis iklim
Nelayan Cirebon tak sengaja temukan harta karun Rp720 miliar dari kapal karam di Laut Jawa
Peneliti muda Indonesia temukan senyawa baru kendalikan diabetes
Beda klaim fenomena ‘cahaya merah’ di langit Cirebon: BRIN sebut bola api, polisi pastikan bukan meteor