4. Biaya penggantian baterai sangat mahal
Konsumen perlu siap dengan biaya jangka panjang, terutama ketika masa garansi habis.
Penggantian baterai bisa menghabiskan puluhan hingga ratusan juta rupiah, menjadikannya beban yang tak ringan dalam siklus kepemilikan kendaraan.
Baca Juga: Polda Lampung bongkar praktik pornografi sesama jenis lewat grup Facebook, tiga tersangka diamankan
5. Tidak cocok untuk semua gaya hidup
Mobil listrik belum tentu sesuai untuk pengguna di daerah terpencil, pemilik rumah tanpa garasi, atau mereka yang kerap bepergian jauh ke lokasi minim infrastruktur.
Chris Delano menekankan, penting bagi konsumen untuk mengambil keputusan berdasarkan kebutuhan riil dan kesiapan, bukan sekadar tren.
Ulasan ini memberi perspektif alternatif di tengah narasi promosi besar-besaran, sekaligus mendorong pendekatan yang lebih bijak dan realistis.***
Artikel Terkait
Jangan takut mudik bawa mobil listrik, ada 500 unit lebih stasiun pengisian listrik sepanjang Tol Trans Jawa
Xpeng G6: Janji manis mobil listrik CBU Rp599 juta, siapkah hadapi realitas pasar Indonesia?
Insentif tak cukup dongkrak penjualan, mobil listrik impor China masih kuasai pasar RI
Wuling Air EV terbakar di Bandung, netizen geruduk Instagram resmi: Mobil listrik kebakar tuh, min!
Perbandingan baterai NCM dan LFP jadi sorotan di tengah keraguan warga beli mobil listrik
Menimbang untung-rugi mobil hybrid: Irit BBM tapi harga dan servis masih jadi kendala
Kejagung sita 72 mobil mewah PT Sritex, dugaan korupsi kredit capai Rp24 miliar