Waspada sebelum beli mobil listrik, ini 5 alasan konsumen diminta jangan terburu-buru

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 10 Juli 2025 | 16:33 WIB
Ilustrasi mobil listrik (Unsplash/MichaelFousert)
Ilustrasi mobil listrik (Unsplash/MichaelFousert)

GENMILENIAL.ID – Di tengah gencarnya promosi kendaraan ramah lingkungan dan berbagai insentif dari pemerintah, mobil listrik semakin menjadi primadona baru di pasar otomotif nasional.

Namun, sejumlah konsumen mulai angkat suara, mengingatkan masyarakat untuk tak serta-merta terpikat euforia elektrifikasi.

Salah satu suara kritis datang dari kanal YouTube Chris Delano, yang memaparkan lima alasan utama mengapa pembelian mobil listrik perlu dipertimbangkan matang-matang, khususnya di Indonesia yang infrastruktur dan kesiapan ekosistemnya belum sepenuhnya merata.

Baca Juga: PBJT 10 persen untuk olahraga padel bukan inisiatif DKI, Gubernur Pramono: Itu amanat UU, bukan keputusan sepihak

Berikut poin-poin yang disoroti:

1. SPKLU masih langka di luar kota besar

Ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) menjadi kendala utama. Di luar Jakarta atau kota besar, infrastruktur ini masih minim.

Bahkan di rest area tol Trans Jawa pun sering kali hanya tersedia satu unit charger yang kadang rusak atau harus antre berjam-jam.

2. Harga masih belum terjangkau

Harga mobil listrik di Indonesia cenderung lebih mahal dibandingkan negara asalnya.

Meski ada subsidi, varian yang tersedia umumnya masih menyasar segmen menengah ke atas, bukan konsumen kelas menengah yang lebih luas.

Baca Juga: Dipanggil Polda Jabar, Lisa Mariana pernah akui jadi pemeran video syur: Itu dulu, waktu masih langsing

3. Nilai jual kembali tidak menentu

Pasar mobil listrik bekas masih belum stabil. Perkembangan teknologi yang pesat serta kekhawatiran akan usia pakai baterai membuat calon pembeli ragu mengambil alih unit bekas, berbeda dengan mobil konvensional yang lebih mapan di pasar sekunder.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X