1. Tenaga surya
Sumber energi matahari atau tenaga surya merupakan sumber daya energi yang paling melimpah dan bahkan dapat dimanfaatkan dalam cuaca berawan.
Kecepatan tenaga surya yang diserap Bumi sekitar 10.000 kali lebih besar daripada kecepatan manusia mengkonsumsi energi.
Oleh karena itu, tenaga surya dapat dapat menghasilkan panas, pendinginan, pencahayaan alami, listrik, dan bahan bakar.
Energi terbarukan yang berasal dari tenaga surya dapat mengubah sinar matahari menjadi energi listrik, baik melalui panel maupun melalui cermin yang memusatkan radiasi surya.
Walau tidak semua negara diberkahi energi surya secara setara, energi terbarukan dari tenaga surya menjadi mungkin dilakukan oleh setiap negara.
Biaya pembuatan panel surya telah anjlok drastis dalam dekade terakhir, sehingga tidak hanya terjangkau tetapi juga sering kali menjadi bentuk listrik termurah.
Panel surya memiliki masa pakai sekitar 30 tahun, dan tersedia dalam berbagai warna tergantung pada jenis bahan yang digunakan dalam pembuatannya.
Baca Juga: Dihadiri Muspika, Panwaslu Kecamatan Cikaum lantik dan berikan Bimtek pada 82 pengawas TPS
2. Tenaga angin
Tenaga angin dapat dimanfaatkan sebagai energi kinetik dari udara yang bergerak dengan menggunakan turbin angin besar di daratan maupun di lautan.
Energi angin telah digunakan selama ribuan tahun, namun terkini teknologi energi angin telah berkembang untuk memaksimalkan listrik yang dihasilkan oleh turbin.
Artikel Terkait
Matahari, pusat tata surya yang memberi energi bagi kehidupan di Bumi
Hari Healing Sedunia, menyatu dalam energi penyembuhan
Bagaimana awal mula energi listrik ditemukan? simak ulasanya dari penelitian ilmiah hingga penerapan global
Kisah pedesaan yang tahan dari terjangan tsunami di Jepang, ternyata karena tanggul laut raksasa ini
Anonymous Indonesia bobol data pemilik akun fufufafa, intip sejumlah hacker Indo yang terkenal berbahaya di dunia peretasan
Transisi energi bersih bikin warga aman dari pencemaran lingkungan? inilah 4 strategi yang bisa dicanangkan Prabowo-Gibran
Terjang perubahan iklim, Prabowo-Gibran harus berani ciptakan inovasi kebijakan energi terbarukan