Anonymous Indonesia bobol data pemilik akun fufufafa, intip sejumlah hacker Indo yang terkenal berbahaya di dunia peretasan

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Sabtu, 21 September 2024 | 03:57 WIB
Ilustrasi kelompok aktivis hacker (Unsplash.com / Hacker Noon)
Ilustrasi kelompok aktivis hacker (Unsplash.com / Hacker Noon)

GENMILENIAL.ID - Kelompok aktivis hacker asal Indonesia bernama Anonymous Indonesia mengungkap kabar mengejutkan tentang pemilik akun Fufufafa di media sosial X, pada Jumat, 13 September 2024.

Melalui unggahan itu, Anonymous Indonesia mengklaim telah menemukan data pemilik akun Fufufafa di Kaskus.

"Data pribadi akun Fufufafa telah dibocorkan oleh Anonymous and AnonGhost Indonesia," tulis akun X @YourAnonld_, pada Jumat, 13 September 2024.

Terdapat juga link telegram yang berisi bukti dugaan pemilik akun Fufufafa, mulai dari nama lengkap, tanggal lahir, hingga nomor kendaraan yang mengarah kepada anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Terjadi lagi, politik dinasti di Pilkada 2024 : ternyata ini faktor di balik adanya ‘Tentakel Kekuasaan’

Selain itu, netizen juga menyoroti adanya screen record nomor telepon dan email pribadi yang diduga milik Gibran. 

Bukti penguat lainnya dari data yang dibocorkan Anonymous Indonesia, adalah alamat email Chili Pari yang ditautkan dalam akun Kaskus itu sama dengan surel yang digunakan bisnis catering milik Gibran.

Berikut ini ulasan terkait kelompok hacktivist di Indonesia yang meretas data pemilik akun Fufufafa.

Siapa Itu Anonymous Indonesia?

Anonymous adalah kelompok hacktivist internasional yang dibentuk pada tahun 2003. Para anggotanya tampil memakai topeng Guy Fawkes atau V for Vendetta.

Baca Juga: Menilik gaya ‘Nebeng’ Kaesang naik private jet, 4 orang Ini justru punya jet pribadi sendiri yang harganya di luar nalar

Sekelompok aktivis hacker asal Indonesia bernama Anonymous Indonesia, mengadopsi nama 'Anonymous' untuk menegaskan keberadaan mereka di media sosial.

Selain pembobolan data akun Fufufafa, Anonymous Indonesia pernah meretas situs web dari tujuh departemen pemerintah dan Kepolisian RI pada tahun 2013.

Hal ini diketahui saat pengguna situs web pemerintah dan kepolisian Indonesia itu disambut oleh tokoh berjubah dengan kata-kata 'No Army Can Stop an Idea'.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: Reuters, Media Sosial X, Repository UB

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X