Rajin ikut pengajian bisa dapat voucher umrah, program Rumasa Ash-Shiddiq terbuka untuk umum

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 29 September 2026 | 14:45 WIB
Jemaah mengikuti program Rumasa (Rutinan Malam Selasa) Ash-Shiddiq di Masjid Attaufiq Walhidayah, Senin, 28 September 2026
Jemaah mengikuti program Rumasa (Rutinan Malam Selasa) Ash-Shiddiq di Masjid Attaufiq Walhidayah, Senin, 28 September 2026

GENMILENIAL.ID – Pengajian biasanya menjadi ruang untuk menambah ilmu agama dan mempererat silaturahmi. Namun, ada program kajian rutin yang juga memberikan kesempatan bagi jemaah untuk mendapatkan voucher umrah.

Program tersebut digelar melalui Rumasa (Rutinan Malam Selasa) di Masjid Attaufiq Walhidayah yang dikelola PT Sahabat Hijrah Indonesia atau Ash-Shiddiq Tours Umrah and Hajj Service.

Direktur PT Sahabat Hijrah Indonesia, Raden Dicky Hidayat, mengatakan program tersebut berangkat dari cita-cita pribadinya untuk memberikan manfaat bagi umat sekaligus memakmurkan masjid.

Baca Juga: Diungkap saat rapat DPR, ini identitas 2 napi koruptor PT Timah yang terciduk Ombudsman di rumah mewah Lapas Cibinong

Menurut Dicky, masjid tidak hanya dipandang sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat peradaban Islam yang perlu dihidupkan dengan berbagai kegiatan keagamaan.

“Ini merupakan cita-cita pribadi untuk memberikan manfaat bagi umat. Masjid dipandang sebagai pusat peradaban Islam yang harus dihidupkan dengan berbagai kegiatan keagamaan, bukan sekadar tempat salat,” ujar Dicky saat diwawancarai, Senin malam, 28 September 2026.

Rumasa digelar setiap malam Selasa

Sebelum menggelar program Rumasa, Masjid Attaufiq Walhidayah sempat memiliki program salat lima waktu berjemaah. Namun, karena lokasi masjid berada di area kantor, pelaksanaan salat berjemaah secara rutin cukup sulit dilakukan.

Baca Juga: Cek nominal PKH dan BPNT tahap 4, diproyeksikan bakal cair pertengahan November 2026

Program tersebut kemudian diganti menjadi kajian rutin malam Selasa yang diberi nama Rumasa (Rutinan Malam Selasa) dan dinilai lebih relevan dengan kondisi jemaah.

Rumasa digelar setiap malam Selasa, mulai setelah Magrib hingga masuk waktu Isya. Durasi kajian berlangsung sekitar satu hingga dua jam.

Saat ini, program tersebut telah diikuti di atas 100 jemaah. Jumlah tersebut telah melampaui target awal yang ditetapkan penyelenggara.

Meski demikian, Dicky mengatakan jumlah peserta tidak akan dibatasi apabila antusiasme masyarakat terus meningkat karena kajian keagamaan terbuka untuk siapa saja.

Baca Juga: Lagi tren di 2026, ini 7 rekomendasi motor listrik murah yang harganya mulai Rp9 juta

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X