news

Bupati Klaten Hamenang tiba di Gedung KPK, penyidik bawa tong biru yang diduga tempat simpan uang

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:31 WIB
Tong biru yang turut diamankan dalam OTT Bupati Klaten dan diduga digunakan untuk menyimpan uang (Threads)

GENMILENIAL.ID – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, pada Jumat 16 Oktober 2026 pagi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.

Hamenang tiba sekitar pukul 07.00 WIB dengan pengawalan penyidik KPK. Ia terlihat mengenakan jaket dan topi hitam, kacamata, serta masker putih saat memasuki gedung lembaga antirasuah tersebut.

Kedatangan Hamenang turut menjadi perhatian karena penyidik membawa barang bukti berupa tong atau ember plastik berwarna biru yang diduga berkaitan dengan penyimpanan uang dalam perkara tersebut.

Baca Juga: Kebakaran Gunung Bromo: 4 Orang meninggal dunia, 2 orang alami luka bakar

Dalam perkembangan terbaru, KPK menyebut uang tunai yang diamankan dari OTT itu mencapai sekitar Rp1,9 miliar.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, sejumlah pihak yang diamankan dalam operasi tersebut telah dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari 9 orang yang dibawa ke Jakarta tersebut, di antaranya Bupati Klaten dan juga Kepala Perwakilan BPK Jawa Tengah. Sehingga total ada 10 orang, 9 dari Klaten, satu orang diamankan di Jakarta,” kata Budi kepada awak media di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat 16 Oktober 2026.

Baca Juga: Duduk perkara kasus Bupati Klaten dalam OTT KPK, ada uang Rp1 miliar dan 20 orang yang diamankan

Tong biru diduga digunakan untuk menyimpan uang

Selain membawa Hamenang, penyidik KPK turut mengamankan sebuah tong atau ember plastik berwarna biru.

Wadah tersebut diduga memiliki kaitan dengan dugaan penerimaan uang yang tengah diselidiki dalam perkara OTT Bupati Klaten.

Budi mengatakan, barang bukti itu turut diamankan dalam rangkaian operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK.

“Teman-teman juga melihat ada tong atau ember yang kemudian juga diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini,” imbuhnya.

Baca Juga: Kabut asap masih meluas, mengapa karhutla belum berstatus bencana nasional?

Halaman:

Tags

Terkini