Kebakaran Gunung Bromo: 4 Orang meninggal dunia, 2 orang alami luka bakar

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:09 WIB
4 korban meninggal dunia usai terjebak karhutla di Bromo saat ikut proses pemadaman (Instagram/bromo_skybridge)
4 korban meninggal dunia usai terjebak karhutla di Bromo saat ikut proses pemadaman (Instagram/bromo_skybridge)

GENMILENIAL.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, menelan korban jiwa.

Sebanyak empat orang dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka bakar dalam insiden yang terjadi saat upaya pemadaman api di kawasan Gunung Bromo.

Empat korban meninggal terdiri dari dua petugas TNBTS dan dua karyawan hotel.

Mereka dilaporkan terjebak ketika berupaya membantu pemadaman kebakaran di kawasan Pusung Lingker dan sekitarnya, Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga: Duduk perkara kasus Bupati Klaten dalam OTT KPK, ada uang Rp1 miliar dan 20 orang yang diamankan

Kepolisian Daerah Jawa Timur kini mendalami rangkaian kejadian tersebut, termasuk penyebab kebakaran dan kondisi yang membuat sejumlah orang terjebak di area terdampak api.

Kronologi kebakaran Bromo, belasan orang berangkat ke lokasi

Berdasarkan keterangan kepolisian, sekitar 12 orang yang terdiri dari petugas TNBTS, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA), dan karyawan hotel berangkat menuju lokasi kebakaran pada Kamis 15 Oktober 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.

Rombongan tersebut bermaksud membantu proses pemadaman karhutla di kawasan Pusung Lingker, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga: Kabut asap masih meluas, mengapa karhutla belum berstatus bencana nasional?

Namun, upaya pemadaman itu berujung insiden setelah sejumlah orang dilaporkan terjebak di sekitar lokasi kebakaran.

Sekitar pukul 13.30 WIB, tim di lapangan menerima informasi mengenai kondisi tersebut. Laporan awal menyebutkan tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Dalam perkembangan berikutnya, jumlah korban meninggal bertambah menjadi empat orang setelah satu korban lainnya dilaporkan meninggal dunia.

“Benar, ada satu korban lagi yang meninggal dunia,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast, kepada awak media pada Kamis 15 Oktober 2026

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X