“Lalu pelapor atau orang tuanya bertanya kenapa? Lalu korban lalu korban menjelaskan bahwa selama ini telah dicabuli dan disetubuhi oleh tersangka WR,” sambungnya.
Laporan tersebut kemudian menjadi pintu masuk pengungkapan kasus yang berdasarkan hasil pendalaman polisi ternyata melibatkan korban dalam jumlah lebih banyak.
Dugaan aksi berlangsung selama 8 tahun
Polisi menyebut dugaan perbuatan tersebut tidak hanya terjadi sekali.
Berdasarkan hasil pendalaman, jumlah korban mencapai 24 orang dan dugaan aksi tersebut telah berlangsung selama sekitar delapan tahun.
“Untuk korban total ada 24 korban dan semuanya laki-laki di bawah umur, sekarang ada yang dewasa karena kejadiannya sudah dari 8 tahun terakhir,” jelas Wulan.
Dugaan aksi tersebut dilakukan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan tersangka, termasuk rumahnya dan lantai dua masjid yang biasa digunakan untuk mengajar mengaji.
“Untuk motifnya untuk menyalurkan nafsu birahi,” ungkap Wulan.
Korban dan orang tua mendapat trauma healing
Setelah kasus tersebut ditangani, polisi juga melakukan pendampingan terhadap korban dan orang tua.
Trauma healing diberikan kepada mereka yang mengalami trauma akibat kejadian tersebut.
“Korban dan orang tua sudah dilakukan trauma healing,” ungkap Wulan.