“Jadi kronologinya itu, saya datang ke sana karena diajak sama teman,” ujarnya.
Ia menuturkan, setibanya di lokasi, Bro Ron disebut langsung melontarkan ucapan bernada keras hingga melakukan pemukulan lebih dulu.
“Tiba-tiba Bro Ron datang, langsung mengoceh, memaki saya. Dia juga memukul bagian sini (perut), saya ditonjok duluan di bagian perut,” ungkapnya.
Karena merasa tidak terima, ia mengaku melakukan perlawanan hingga terjadi dorong-dorongan yang kemudian berujung pemukulan.
“Karena dipukul, saya tidak terima. Akhirnya saya dorong dia, lalu dipisahkan,” katanya.
Baca Juga: Kuota haji Subang 2026 berkurang, ratusan calon jemaah tertunda meski sudah siap berangkat
Versi Bro Ron: Cekcok singkat berujung pemukulan
Di sisi lain, Bro Ron menyatakan dirinya merupakan korban pemukulan oleh oknum yang mengaku sebagai petugas keamanan di kantor tersebut.
Ia menjelaskan, insiden bermula saat dirinya mendampingi koleganya dalam audiensi terkait dugaan penggelapan dana PT SKS senilai Rp9 miliar.
Menurutnya, sekitar pukul 18.00 WIB, tiga orang yang mengaku sebagai petugas keamanan meminta rombongan untuk keluar dari gedung, yang kemudian memicu cekcok.
“Terjadilah cekcok di antara 3 oknum ini, karyawan SKS, dan saya juga,” ujarnya.
Ia menyebut situasi sempat mereda setelah aparat kepolisian yang berada di lokasi melakukan pemisahan. Namun, tidak lama kemudian, ketiga orang tersebut kembali dan memicu keributan lanjutan.
“15 menit kemudian, 3 oknum ini naik kembali ke lantai 4, seketika mulai lagi cekcok,” jelasnya.