news

Kronologi Kades Purwasaba diduga dikeroyok massa unjuk rasa, kacamata pecah hingga pakaian dinasnya robek

Sabtu, 14 Maret 2026 | 17:12 WIB
Menyoroti insiden dugaan pengeroyokan yang dialami Kades Purwasaba Jawa Tengah, Hoho Alkaf (kiri) (Instagram.com/@hoho_alkaff)

GENMILENIAL.ID – Insiden pengeroyokan terhadap Kepala Desa Purwasaba, Welas Yuni Nugroho alias Hoho Alkaf, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, viral di media sosial.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi saat ratusan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) menggelar aksi unjuk rasa di Balai Desa Purwasaba pada Selasa, 11 Maret 2026.

Aksi tersebut dipicu tuntutan massa yang meminta pembatalan hasil penjaringan perangkat desa. Situasi yang semula berupa audiensi itu kemudian memanas hingga berujung kericuhan.

Baca Juga: Viral curhatan guru SD di Palembang soal lambatnya pembagian paket MBG, ungkap ada siswa yang pingsan akibat lama nunggu

Dihujani pukulan saat keluar aula

Hoho Alkaf mengungkapkan kronologi kejadian tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Ia mengaku diserang ketika hendak meninggalkan lokasi setelah audiensi dengan massa berlangsung tegang.

“Waktu saya baru keluar dari pintu aula, sebelum dikawal, langsung pukulan menghujani dari belakang, samping, dan depan,” ujar Hoho Alkaf.

Dalam insiden tersebut, ia mengaku mengalami kerusakan atribut kedinasan serta cidera fisik akibat pukulan yang diterimanya.

Baca Juga: Andrie Yunus jadi korban penyiraman air keras, sosok aktivis HAM yang pernah dobrak pintu rapat RUU TNI di Hotel Fairmont

“Kacamata saya sampai remuk karena dipukul dari depan,” katanya.

Ia juga menyebut pakaian dinas yang dikenakannya robek dan sejumlah atribut terlepas akibat tarik-menarik saat kejadian berlangsung.

“Logo atribut saya juga pada rogol. Papan nama jatuh karena ketarik-tarik,” lanjutnya.

Diduga dipicu kekecewaan peserta seleksi

Halaman:

Tags

Terkini