Ia bahkan menyatakan akan melaporkan kasus tersebut hingga ke Propam Mabes Polri.
“Saya pejabat pemerintah sudah melaksanakan pekerjaan sebaik-baiknya. Saya minta keadilan kepada Camat, Bupati, hingga Propam Mabes Polri,” ujarnya.
Insiden tersebut kini menjadi sorotan publik di media sosial dan memicu perbincangan mengenai konflik yang terjadi dalam proses seleksi perangkat desa di wilayah tersebut.***
Artikel Terkait
Demi cinta, remaja di Subang ditikam 8 kali: Polisi tangkap 4 pelaku pengeroyokan brutal
Dijerat Pasal 170 ayat 3 KUHP, 6 anggota Yanma Polri jadi tersangka pengeroyokan maut debt collector di Kalibata
Kurang dari 24 jam, Polres Subang bongkar pengeroyokan maut di jalan raya, 5 orang jadi tersangka
OTT oknum LSM peras kades, Polres Subang bongkar modus intimidasi anggaran desa
APDESI Subang bongkar modus 'surat cinta' oknum LSM, hampir seluruh kades pernah diintimidasi
Viral kades di Sragen mandi lumpur protes jalan rusak puluhan tahun tak kunjung diperbaiki
Kades Cibogo dan 4 perangkat desa ditahan, tanah negara dijual ke PT Vinfast rugikan Rp 2,4 miliar