Baca Juga: KPK ungkap peran bos Maktour Travel di kasus dugaan korupsi kuota haji era Menag Yaqut
Disebut kejahatan yang sangat serius
Dalam kesempatan tersebut, Novel Baswedan juga menilai tindakan pelaku merupakan bentuk kejahatan yang sangat serius dan tidak manusiawi.
Ia menilai serangan tersebut berpotensi menyebabkan cacat permanen bagi korban.
“Paling tidak pelaku ini menghendaki cacat permanen, begitu jahatnya pelaku itu,” kata Novel Baswedan.
“Saya ingin menggambarkan bahwa ini kejahatan yang sangat serius dan biadab. Yang diserang adalah orang baik, dia kritis dia peduli dia mencintai negaranya,” tambahnya.
Baca Juga: Aktivis KontraS Andrie Yunus disiram air keras oleh OTK sepulang podcast di Jakarta
Serangan diduga terorganisir
Novel Baswedan juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat melihat rekaman CCTV terkait penyerangan terhadap Andrie Yunus.
Dari pengamatannya, ia menduga aksi tersebut dilakukan secara terorganisir.
Menurutnya, pelaku tidak hanya datang secara spontan, melainkan menunjukkan adanya perencanaan dalam menjalankan aksinya.
“Pelakunya nggak satu motor berdua gitu, nggak. Ada simbol-simbol yang dilakukan di lapangan sehingga ketika menyerang begitu terorganisir,” ujar Novel Baswedan.
“Ini suatu yang direncanakan untuk menyerang. Jadi begitu jahatnya mereka ini, biadab sekali,” lanjutnya.
Di sisi lain, Novel Baswedan mengapresiasi langkah cepat pihak kepolisian yang telah melakukan pengecekan rekaman CCTV serta memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian.