“Jawabannya hanya satu: sumber daya manusia,” tegasnya.
Ia menambahkan, mutu pendidikan Indonesia saat ini masih tertinggal, dengan peringkat 63 dari 70 negara berdasarkan sejumlah indikator global.
Pernyataan Hashim menjadi sinyal keras bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk segera membenahi sistem penerimaan negara, sekaligus mempercepat investasi di sektor pendidikan agar Indonesia tidak kehilangan momentum emasnya.***