“Kami berharap koordinasi PPAT, PPATS, BPN, dan Pemda semakin solid,” tambahnya.
Kondusivitas jadi harga mati di tengah industrialisasi
Asep memberi peringatan agar seluruh PPAT–PPATS turut menjaga kondusivitas, mengingat hadirnya kawasan industri kerap disertai potensi konflik agraria.
“Perkembangan konflik pertanahan akan timbul seiring Subang menjadi kabupaten kawasan industri,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa kolaborasi dan kepastian hukum harus berjalan seiring agar investasi tetap berkembang tanpa mengorbankan hak masyarakat.
Turut hadir Ketua Pengda IPPAT Subang, Waode Vieveiera Vericoloso, serta para notaris PPAT yang dilantik.***