Harapkan kasus segera selesai
Mahfud mengaku sudah lelah dengan panjangnya polemik ijazah Jokowi yang bergulir sejak 2022 dan kembali memanas setelah Polda Metro Jaya menetapkan delapan tersangka.
“Mudah-mudahan masalah ini segera berakhir. Capek berlama-lama, sampai bosan dengarnya,” ucapnya.
Sentil peran UGM
Mahfud juga menyinggung peran Universitas Gadjah Mada (UGM), tempat Jokowi menempuh pendidikan.
Baca Juga: Longsor Majenang: Total 18 korban tewas, SAR fokus cari 5 korban di hari terakhir operasi
Menurutnya, UGM hanya perlu mengonfirmasi data administratif bahwa universitas memang pernah menerbitkan ijazah atas nama Joko Widodo.
“UGM cukup menjelaskan telah mengeluarkan ijazah resmi kepada Joko Widodo. Tidak usah menjelaskan apakah yang diributkan itu asli atau tidak. UGM nggak usah ikut-ikut,” tegasnya.
Mahfud menilai bahwa persoalan yang sudah masuk ke ranah hukum seharusnya diselesaikan melalui mekanisme peradilan, bukan opini publik.***